Jumat, 02 Oktober 2020

Polisi Ungkap Pembunuhan Sopir Taksi Online di Surabaya

Polisi Ungkap Pembunuhan Sopir Taksi Online di Surabaya

Surabaya, Swamedium.com— Polres Pelabuhan Perak Surabaya berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap manager ekspedisi di Sidoarjo, Sabtu (25/3).

Satu pelaku bernama Cipto warga Kediri dan pelaku satunya adalah oknum TNI AL berinisial MKF. Cipto sendiri ditangkap polisi di alun-alun Kediri.

Sekadar diketahui, Kamis (23/3) dini hari warga Larangan Kenjeran Surabaya digegerkan dengan ditemukan mayat di pinggir jalan dengan kondisi mengenaskan. Korban mengalami luka tusuk dibagian leher dan kepala serta bola matanya hilang.

Dari identifikasi pihak kepolisian diketahui korban bernama Denny Ariessandi yang sehari –harinya bekerja sebagai Manager ekspedisi di Sidoarjo. Korban untuk menghidupi anak istrinya, mencari penghasilan tambahan menjadi sopir taksi online.

Kapolres Pelabuhan Perak Surabaya, AKBP Ronny Suseno mengatakan motif pelaku murni untuk menguasai harta milik korban yaitu mobil korban.

”Mereka dua hari datang ke Surabaya dan menginap di hotel Arjuno. Yang diincar adalah taksi online yang kondisi kendaraannya bagus. Dan mereka melakukan pemanggilan melalui aplikasi hingga akhirnya datanglah korban,”ungkapnya di Mapolres Pelabuhan Perak Surabaya, Minggu (26/3).

Korban sendiri, kata mantan Kapolres Poso ini dihabisi di dalam mobil korban sendiri.

”Korban diminta melambatkan laju kendaraannya lalu dihabisi. Begitu korban tewas mereka membuang jasad korban di pinggir jalan Larangan,” jelasnya.

Sementara itu untuk pasal yang dijeratkan yaitu pasal 340, junto 338 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

”Cipto kami jerat dengan pasal ancamannya hukuman mati dan MKF kami serahkan ke satuannya untuk proses hukum selanjutnya,” pungkasnya. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.