Minggu, 20 September 2020

Tuntut Mundurnya PM Rusia, Ratusan Demonstran Ditahan

Tuntut Mundurnya PM Rusia, Ratusan Demonstran Ditahan

Tokoh antikorupsi dan oposisi, Alexei Navalny, melambaikan tangan di dalam mobil polisi saat ditahan dalam aksi protes di Moskva pada Ahad (26/3). (Maxim Shemetov/Reuters)

Moskva, Swamedium.com — Polisi menahan ratusan pengunjuk rasa di seluruh Rusia pada Ahad (26/3), termasuk pemimpin oposisi, Alexei Navalny, setelah ribuan orang turun ke jalanan-jalanan untuk berdemonstrasi menentang korupsi dan menuntut mundurnya perdana menteri Dmitry Medvedev.

Aksi itu merupakan yang terbesar sejak aksi antikremlin pada 2011–2012, setahun sebelum pemilihan presiden (pilpres) yang diikuti oleh Vladimir Putin.

Jajak pendapat menyatakan oposisi liberal, yang diwakili oleh Navalny, memiliki peluang kecil dalam menjatuhkan Putin, yang nilainya tinggi.

Akan tetapi, Navalny dan para pendukungnya berharap dapat menyalurkan ketidakpuasan publik terhadap korupsi pejabat, sehingga mendapatkan lebih banyak dukungan.

Reporter Reuters menyaksikan polisi menangkap Navalny saat ia berjalan di Jalan Tverskaya bersama para pendukungnya dalam aksi yang tidak didukung oleh pemerintah sebagaimana helikopter polisi berputar-putar di udara.

Polisi memasukkan Navalny ke dalam mobil polisi. Ratusan pengunjuk rasa mengelilingi mobil itu, berusaha membuka pintunya.

“Saya senang karena begitu banyak orang keluar (ke jalanan-jalanan) dari timur (negeri) ke Moskva,” kata Navalny sebelum ia ditahan.

Pemerintah Rusia di Kremlin mengatakan pada Jumat (24/3) bahwa rencana aksi di pusat Moskva, yang telah ditolak oleh otoritas Kota, merupakan provokasi ilegal.

Seorang petugas penegak hukum berusaha menangkap demonstran di atas sebuah lampu di Moskva pada Ahad (26/3). (Sergei Karpukhin/Reuters)

Pihak kepolisian mengatakan sekitar 7.000–8.000 orang berada di Jalan Tverskaya dan di sekitar area pada pertengahan sore. Lalu, mereka yang ditahan pada akhir sore berjumlah sekitar 500 orang.

Memasuki malam hari, ratusan polisi antihuru-hara berbaris di Lapangan Manezh di ujung Jalan Tverskaya dan mendesak para pengunjuk rasa menjauhi tembok Kremlin.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.