Selasa, 22 September 2020

Inilah Peran Serta Pemuda Muslim Asean dalam Memajukan Bangsa – Konferensi Internasional AMSA Indonesia

Inilah Peran Serta Pemuda Muslim Asean dalam Memajukan Bangsa – Konferensi Internasional AMSA Indonesia

Mataram, Swamedium.com — Asean Muslim Students Association (AMSA) Indonesia, menyelenggarakan konferensi internasional dengan tema “Asean as the main Point of World Halal Tourisme” di Kota Mataram, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 22-25 Maret 2017.

Dr. Jonni Mardizal sebagai Plt. Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI menjadi pembicara, mewakili menpora yang tidak hadir.

“Pemuda merupakan lokomotif kemajuan suatu bangsa di mana pun itu,  maka sebagai pemuda kita dituntut untuk produktif, kreatif, dan kompetitif. Itulah realitas yang harus dihadapi. Begitu pun pemuda muslim, kemampuan menghadapi tantangan zaman akan mewujudkan, memajukan suatu bangsa di dunia, khususnya Asean,” ujar Jonni.

Gerakan Islam rahmatan lil ‘aalamin merupakan salah satu inti perjuangan pemuda muslim di Asean. Gerakan tersebut diyakini akan membawa perubahan dan menjadikan Asean sebagai teladan Islam dunia.

“Untuk itu, mari kita bersama-sama wujudkan cita-cita Islam rahmatan lil alamin sebagai subtansi peradaban pemuda Islam Asean,” lanjutnya.

Konferensi internasional AMSA bertujuan untuk menyikapi problematika dan isu-isu penting, baik bidang dakwah, ekonomi, pendidikan, sosial, budaya, kemanusiaan, maupun politik, di kawasan Asean serta melahirkan resolusi sebagai bentuk kontribusi kaum muda dan mahasiswa muslim Asean terhadap pembangunan peradaban muslim di Asean.

“Berkumpulnya kalangan intelektual muslim dari seluruh nusantara dan berbagai negara Asean ini sebagai bentuk dorongan konsolidasi interkoneksi para pelajar dan mahasiswa muslim Asean untuk ikut serta berkontribusi membangun peradaban Asean berkemajuan dengan pergulatan ide dan gagasan,” ucap Sapwan Noor, presiden AMSA Indonesia.

Konferensi internasional ini juga mengangkat tema besar tentang “Halal Tourisme” sesuai dengan kondisi Provinsi NTB sebagai destinasi wisata halal dunia.

“NTB sebagai Pulau Seribu Masjid dan sebagai destinasi wisata dunia, telah mengembangkan konsep wisata halal, dan pada kesempatan international conference ini juga melahirkan rekomendasi dan resolusi, baik pemerintahan Provinsi NTB maupun daerah lain, baik di Indonesia maupun di kawasan Asean, yang sedang mengembangkan konsep wisata halal tersebut,” terang Sapwan yang berasal dari Ketapang, Kalbar.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.