Selasa, 29 September 2020

Ahli Bahasa Unika Atmajaya Sebut Ahok Bicara Al Maidah Untuk Budidaya Ikan Kerapu

Ahli Bahasa Unika Atmajaya Sebut Ahok Bicara Al Maidah Untuk Budidaya Ikan Kerapu

Foto: Ahli bahasa dari Unika Atmajaya Prof Dr. H. Bambang Kaswanti P sebut Ahok bicara Al Maidah karena pengalaman pahit ikut Pilkada Belitung. (nael)

Jakarta, Swamedium.com- Sidang ke 16 kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Gedung Kementan, Ragunan, Jakarta, Rabu (29/3) menghadirkan ahli bahasa dari Universitas Katolik Atmajaya, Prof. Dr. H. Bambang Kaswanti P.

Dalam persidangan, ahli menyebutkan, kalimat yang diucapkan Ahok di Kep. Seribu terkait surat Al Maidah 51 merupakan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan Ahok saat mengikuti pilkada Belitung.

Dalam Pilkada Belitung itu, sebut ahli, orang-orang menggunakan Al Maidah untuk kepentingan politik.

Ahli juga berpendapat pidato ahok bukanlah kampanye pilkada namun menyampaikan program pemda DKI agar berjalam terus

Tentang kalimat “jangan percaya sama orang”, ahli menyebutkan, Ahok mengutarakan pengalaman masa lalunya dan bukan pendapat dari Ahok.

Ahli berpendapat bahwa suatu kalimat tidak dapat dilepaskan dari konteksnya, seperti dalam kalimat pidato Ahok di Kep. Seribu tidak dapat dilepaskan konteks yang isinya mengenai budidaya ikan kerapu bukan mengenai kampanye

Ahli berpendapat bahwa atas buku Ahok yang berjudul “berlindung dibalik ayat suci” yang diterbitkan 2008 dimana tertulis didalamnya ” dari oknum elite yang berlindung dibalik ayat suci agama islam, mereka menggunakan surat almaidah 51″ serta beredar brosur provokatif pada saat pilkada belitung, adalah yang menjadi pokok pikiran pidato Ahok mengenai surat Al Maidah saat di Kep. Seribu yang berdasarkan pada pengalaman dan fakta Ahok sendiri, bukan pendapat ahok. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.