Selasa, 29 September 2020

Kader Muda PPP Kritisi Sikap Elite DPP yang Melanggar Nilai-Nilai Partai

Kader Muda PPP Kritisi Sikap Elite DPP yang Melanggar Nilai-Nilai Partai

Jakarta, Swamedium.com — Keputusan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy untuk mendukung Paslon nomor dua dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua membuat banyak kader PPP kecewa atas keputusan tersebut.

Kekecewaan ini diungkapkan oleh seorang kader muda PPP, Usni Hasanudin. Menurutnya, keputusan yang diambil oleh DPP PPP untuk mendukung Ahok-Djarot sangat tidak rasional dan keputusan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut oleh PPP selama ini.

“Keputusan itu tidak dapat ditoleransi secara nilai perjuangan PPP, yang menjadi khidmat itu sudah mendarah daging,” kata Usni di Jakarta, Selasa (28/3) malam.

Menurut kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia itu, hal ini bukan hanya permasalahan memberikan dukungan kepada Ahok-Djarot, melainkan juga bagaimana mempertahankan eksistensi PPP sejak didirikan pada 1973.

Ia melanjutkan, bagaimana pun PPP ini merupakan bagian dari umat Islam, umumnya bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sebagai bagian dari kader PPP, ia meminta untuk menarik dukungan kepada Paslon nomor dua.

“Baik itu Romi atau Djan, tarik dukungan demi Partai! Mereka sudah hancurkan PPP, tapi tidak sadar,” ujar Usni.

Ia juga mengimbau seluruh kader dan fungsionaris Partai agar segera melakukan Muktamar Luar Biasa guna menyelamatkan Partai, sebab PPP yang sekarang ini tidak bisa diharapkan lagi, diperparah lagi dengan konflik yang tak kunjung usai.

“Perlu musyawarah kembalikan PPP pada jalan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam yang selama ini menjadi landasan perjuangan PPP. Romi dan Djan tidak pikirkan perjuangan partai,” pungkasnya. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.