Rabu, 30 September 2020

Wakil Ketua Umum MUI: Politik Etis Tanpa Dasar Nilai Agama Akan Liar

Wakil Ketua Umum MUI: Politik Etis Tanpa Dasar Nilai Agama Akan Liar

Jakarta, Swamedium.com – Pernyataan Presiden Jokowi terkait anjuran untuk memisahkan hubungan agama dan politik dibenarkan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Zainut Tauhid Sa’adi, jika yang dimaksud adalah soal politik praktis. Tetapi, kalau politik etis harus berdasarkan nilai agama agar tidak liar.

“Kalau yang beliau maksudkan adalah politik praktis, saya bisa memahami. Karena politik praktis itu berorientasi hanya pada kekuasaan semata,” tegas Zainut.

Zainut mengungkapkan, politik praktis yang sering diwarnai dengan intrik, fitnah dan adu domba untuk mencapai satu tujuan politik, memang harus dipisahkan dari agama. Karena, menurut Zainut, jika seperti itu, agama hanya sekedar dijadikan sebagai alat propaganda atau hanya untuk memengaruhi massa.

Polemik pemisahan agama dan politik ramai diperbincangkan, setelah pernyataan Presiden Jokowi pada peresmian Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Kec. Barus, Tapanuli, Sumatera Utara, Jumat (24/3). Pada saat itu, Jokowi mengatakan agar masyarakat memisahkan politik dari agama, atau sebaliknya.

Menurut Zainut, kalau politik etis memang seharusnya semua kegiatan politik itu didasarkan pada nilai agama. Jika politik tidak didasarkan pada nilai agama yang terjadi adalah liar, membahayakan.

“Politik tidak berdasarkan pada agama akan membuat manusia menjadi serigala bagi manusia lainnya,” ujar Zainut.

Ia menekankan, di sinilah perlunya ada nilai agama yang memandu agar kehidupan politik bisa berjalan dengan aman dan damai. Lebih lanjut, Zainut mengatakan, Indonesia adalah negara pancasila yang mengandung nilai-nilai luhur sebagai dasar bagi pembangunan politik, yang semuanya tidak bertentangan dengan agama.

“Yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan dan keadilan,” tegas Zainut.

Dia menegaskan, Indonesia bukanlah negara sekuler yang memisahkan antara kehidupan negara dan agama. Indonesia sebagai negara pancasila, menempatkan agama sebagai sumber nilai dan inspirasi bagi kehidupan bangsa dan bernegara. (republikacoid/maida)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.