Jumat, 02 Oktober 2020

Agus Martowardojo Dicurigai Majelis Hakim, Melakukan Perubahan Skema Proyek e-KTP

Agus Martowardojo Dicurigai Majelis Hakim, Melakukan Perubahan Skema Proyek e-KTP

Foto: Agus Dermawan Wintarto Martowardojo bicara tentang uang palsu. (ist)

Jakarta, Swamedium.com- Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, sengaja merubah aturan tentang tata cara pengajuan kontrak ketika proyek pengadaan e-KTP dibahas di DPR RI.

Kecurigaan Hakim John Halasan Butarbutar itu timbul ketika memeriksa Agus sebagai saksi dalam lanjutan persidangan kasus e-KTP di pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/3).

“Ini perubahannya bersamaan dengan proyek e-KTP. Apakah perubahan ini ada kaitannya dengan proyek e-KTP,” tanya Hakim John kepada Agus.

Agus membantah, “tidak yang mulia akan PMKnya diubah pada akhir 2010an”.

Padahal sebelumnya, Agus menyatakan bahwa proyek e-KTP adalah program prioritas nasional sesuai dengan arahan Presiden saat itu.

“Dan e-KTP harus diselesaikan 2012 karena akan digunakan untuk pemilu 2014,” imbuhnya.

Agus pun membantah pernah mendengar adanya bagi-bagi uang proyek e-KTP. “Saya tidak tahu (bagi-bagi uang),” jelasnya.

Namun, kesaksian jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menyebutkan memberikan uang kepada jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Uang itu diberikan dari Sugiharto saat menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin juga pernah menyebutkan, di butuhkan dana setidaknya 1 Juta dollar AS agar Agus bisa meloloskan proyek dengan skema multi year.

Agus sendiri membantah pernyataan yang dilontarkan Muhammad Nazaruddin. Namun, dalam dakwaan yang disusun Jaksa KPK jika Andi Agustinus atau Andi Narogong menggelontorkan 1 Juta dolar AS yang diserahkan kepada Sekjen Kemendagri Diah Anggraini. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.