Senin, 21 September 2020

Kata Psikolog, Ahok Singgung Al-Maidah Karena Pengalaman Kalah di Pilkada Babel

Kata Psikolog, Ahok Singgung Al-Maidah Karena Pengalaman Kalah di Pilkada Babel

Jakarta, Swamedium.con – Psikolog menilai pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyinggung Al-Maidah dikarenakan pengalamannya di masa lalu saat kalah dalam pilkada Bangka Belitung (Babel).

Ahli, Dr. Risa Permana Deli yang dihadirkan tim kuasa hukum sebagai saksi meringankan terdakwa, mengatakan Ahok menyinggung Al-Maidah 51 karena peristiwa masa lalu, yaitu saat kalah dalam Pilkada Babel tahun 2007.

“Ucapan tersebut karena ada suatu konteks dimana orang pernah membuat dia (Ahok) merasa terpojok dengan surat Al-Maidah,” kata Risa dalam sidang lanjutan kasus penistaan agama di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu (29/3).

Menurut Risa, tindakan merupakan sebuah proses mental yang komplek. Tindakan tersebut terhubung dengan pengalaman sebelumnya.

Ahok, lanjut Risa, saat menyinggung Al-Maidah 51 sedang mengeluarkan kembali sesuatu yang tidak mengenakkan. Kejadian tersebut pernah dialami mantan bupati Belitung Timur tersebut saat gagal di Pilgub Babel.

“Dan satu-satunya yang dia kenal ketika terpojok adalah Al-Maidah,” ujarnya.

Jaksa mendakwa Ahok dengan pasal 156a KUHP, tentang penistaan agama. Dakwaan itu dijatuhkan terkait pernyataannya yang menyinggung Al-Maidah 51 saat kunjungan kerja di Kepulauan Seribu.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah tegas menyatakan bahwa gubernur DKI Jakarta nonaktif itu telah menistakan Islam. (kiblatnet/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.