Selasa, 29 September 2020

Sidang Korupsi e-KTP; Novel Bantah Intimidasi Saksi Miryam

Sidang Korupsi e-KTP; Novel Bantah Intimidasi Saksi Miryam

Foto: Penyidik senior KPK Novel Baswedan membantah pernyataan saksi Miryam S Haryani. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan mengatakan tidak pernah mengancam dan mengintimidasi mantan anggota Komisi II DPR RI Miryam S Haryani selama pemeriksaan kasus korupsi e-KTP.

“Saya tidak paham. Enggak pernah ada periksa orang sampai mencret. Saya sebetulnya tahu dari media karena yang bersangkutan disebutkan dia diancam sehingga saya bilang enggak perlu takut,” kata Novel dalam sidang korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Kamis (30/3).

Novel menyebut jika semua penjabaran Miryam tak beralasan dengan menuding penyidik KPK.

“Saksi ini sejak awal akui kira kira kepentingan saya apa logikanya begitu. Masa saya yang takut-takutin ini enggak logis,” ucap Novel.

Bahkan Novel memberikan nomor teleponnya ke Miryam jika sewaktu-waktu merasa terancam.

“Saya berikan nomor telpon saya jika sewaktu waktu diancam bisa telpon saya. Dia enggak mau alasannya belum perlu,” tandasnya.

Novel menjelaskan dalam pemeriksaan dengan tanpa paksaan Miryam bercerita berapa jumlah uang yang dibagikannya. Namun, Miryam bersikukuh menyebut bahwa semua keterangan itu adalah diatur oleh penyidik KPK untuk dijelaskan dalam keterangan BAP.

“Bagaimana proses penyidikan terhadap saksi Bu Miryam ini?,” tanya Ketua Hakim Jhon Halasan Butar Butar kepada Novel, Kamis (30/3).

Novel pun mulai menceritakan detail kronologis penyidikan tersebut kepada Hakim Jhon Halasan Butar Butar.

“Saya dan beberapa penyidik tidak selalu buka laptop mengetik pertanyaan tapi kadang-kadang kami punya teknik lain, karena saya ingin saksi merasa nyaman untuk bercerita. Terkait saksi Miryam pemeriksaan dilakukan bertanya dan beliau menjelaskan. Ibu Miryam diminta menuliskan apa-apa yang diterangkan. Setelah pemeriksaan kami minta saksi membaca kembali,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.