Selasa, 29 September 2020

Tiap 100 Peserta Tamasya Al Maidah akan Hadiri Satu TPS

Tiap 100 Peserta Tamasya Al Maidah akan Hadiri Satu TPS

Foto: Ustadz Farid Poniman usai diskusi publik Tamasya Al Maidah. (Dipo/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com- Acara diskusi publik yang mengangkat tema, “Tamasya Al Maidah: Menimbang Kerawanan Pilkada DKI Putaran Kedua di D’hotel Jalan Sultan Agung, Jakarta, Kamis (30/3) siang diselenggarakan oleh Madjid Politica.

Ustadz Farid Poniman yang ditemui usai acara, kembali mengatakan, bahwa Tamasya Al Maidah adalah benar-benar tamasya dengan sajian pilkada DKI.

“Mereka akan bersholawat, bedzikir sambil menyaksikan pemilihan di TPS, bisa dibilang semacam studi banding. Karena mereka peserta Tamasya Al Maidah adalah masyarakat yang berasal dari luar DKI Jakarta. Rencananya tiap satu TPS akan dihadiri 100 peserta Tamasya Al Maidah,” ujar Ustadz Farid.

Menurut Ustadz Farid Poniman, tidak ada undang-undang yang melarang masyarakat melihat proses pemilihan umum, baik undang-undang pilkada maupun undang-undang yang lain.

“Tamasya Al Maidah bukan bentuk intervensi mereka terhadap proses pilkada. Pesertanya adalah peserta aksi damai 212 dan 411 yang akan kembali hadir untuk menunjukan bahwa Islam itu damai dan sangat mencintai kesantunan,” jelas dia.

Terkait kasus-kasus intimidasi terhadap petugas TPS yang terjadi pada pilkada DKI putaran pertama, dirinya mengatakan, sudah ada gerakan Bang Japar yang diinisiasi Fahira Idris untuk menanganinya.

“Kalo untuk menangani orang yang seperti Iwan Bopeng, sudah ada dari ibu Fahira Idris dengan Bang Japar nya. Kami juga menyiapkan tim khusus yang akan menjaga TPS-TSP yang dinilai rawan yang pada putaran satu itu banyak terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat,” pungkasnya. (dip)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.