Rabu, 23 September 2020

5 Juta Warga Suriah Mengungsi ke Negara-Negara Lain – PBB

5 Juta Warga Suriah Mengungsi ke Negara-Negara Lain – PBB

Sekjen PBB, Antonio Guterres, tengah berbicara dengan pengungsi anak-anak di penampungan Al Zaatari di Kota Mafraq, Yordania, dekat perbatasan Suriah, saat berkunjung pada Selasa, 28 Maret 2017. (Ammar Awad/Reuters)

Jenewa, Swamedium.com — Jumlah warga sipil Suriah yang mengungsi ke negara-negara tetangga dan Mesir telah mencapai lima juta menurut data dari agensi pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ditunjukkan pada Kamis (30/3).

Warga Suriah berdatangan ke Turki, Libanon, Yordania, dan Irak melalui perbatasan sejak konflik berdarah antara rezim syiah Suriah, para pejuang Muslim, ISIS, dan tentara-tentara asing pada 2011.

“Ini bukanlah tentang jumlah, ini adalah mengenai manusia,” kata Babar Baloch, juru bicara UNHCR.

Babar menggarisbawahi konflik Suriah kini telah berlangsung lebih lama daripada Perang Dunia II.

“Kami sedang berusaha mencari pemahaman, solidaritas, dan kemanusiaan,” lanjutnya.

Jumlah lima juta itu tercapai setahun setelah UNHCR meminta negara-negara lain memulai kembali pemukiman–proses membuat permukiman–bagi setidaknya 10 persen dari sebagian besar pengungsi-pengungsi Suriah yang rentan, yaitu anak-anak, wanita, dan manula.

Sejauh ini hanya ada 250.000 penampungan pengungsi.

Secara global, hampir 1,2 juta pengungsi dari berbagai bangsa yang akan memerlukan permukiman baru pada 2017, 40 persen dari mereka ialah warga Suriah.

Warga Suriah yang mengungsi ke Eropa pun banyak. Ada 884.461 suaka sejak April 2011 hingga Oktober 2016. Hampir dua per tiga suaka itu berada di Jerman atau Swedia.

Ratusan ribu lebih tinggal di negara-negara teluk, seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab. (ais)

Sumber: Reuters

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.