Senin, 28 September 2020

Inilah Cara Baru Warga Afghanistan Alihkan Perhatian terhadap Perang dan Kemiskinan

Inilah Cara Baru Warga Afghanistan Alihkan Perhatian terhadap Perang dan Kemiskinan

Seorang petarung MMA kalah (KO) dan wasit dalam suatu laga SLFC di Kabul, Afghanistan, Kamis (30/3) malam. (Omar Sobhani/Reuters)

Kabul, Swamedium.com — Di dalam arena yang dibangun secara khusus, para penonton bersorak-sorai ketika dua pria muda Afghanistan baku hantam, memukul, menendang, dan bergulat.

Kedua petarung itu bertanding dalam liga seni bela diri campuran (mixed martial arts, MMA) profesional Afghanistan yang pertama. Sebuah pengalihan perang, kemiskinan, dan isu-isu negatif yang lainnya.

Meskipun kriket dan sepak bola lebih memikat perhatian publik Afghanistan, para petarung dan pengagum memandang MMA bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga sebagai rekreasi konstruktif bagi para pemuda di negeri yang koyak oleh perang dan menderita masalah ekonomi.

“Saya kira ini menyediakan pentas yang sangat baik terhadap frustasi sosial yang kami miliki di Afghanistan ini,” kata Kakal Noristani, seorang yang membantu mendirikan Snow Leopard Fighting Championship (SLFC) pada satu setengah tahun yang lalu.

Sementara ini, hanya para pria yang berkompetisi. Akan tetapi, pihak penyelenggara mengatakan bahwa mereka sedang melatih para petarung wanita. Di dinding klub tampak poster seorang petarung wanita Amerika Serikat (AS), Ronda Rousey.

Kakal dan partner-partnernya ingin mengembangkan MMA sebagai olahraga profesional di Afghanistan. Mereka berharap kelak dapat menyambut petarung-petarung asing dan mengirimkan para petarung Afghanistan ke luar negeri.

Hal itu dapat membantu mewujudkan impian petarung-petarung Afghanistan dalam meraih kemenangan di tingkat nasional dan internasional.

“Ini merupakan impian setiap petarung, mencapai tingkat tertinggi dan mampu bertanding di luar negeri,” ungkap Mir Baba Nadery, petarung yang menang dalam pertandingan Kamis (30/3) malam. (ais)

Sumber: Reuters

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.