Kamis, 24 September 2020

Ketua Parmusi Menangis, Kenapa Begitu Mudah Polisi Tangkapi Ulama?

Ketua Parmusi Menangis, Kenapa Begitu Mudah Polisi Tangkapi Ulama?

Jakarta, Swamedium.com— Kabar penangkapan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) yang juga Pimpinan Aksi 313 Ustadz Muhammad al Khathtath diterima juga oleh Ketua Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) KH Usamah Hisyam.

KH Usamah menyatakan, dirinya terkejut mendengar kabar tersebut, pasalnya sampai pukul 02.00 WIB, Jumat (31/3) dirinya masih berbincang dengan ustadz al Khathtath di Hotel Kempinski, Jakarta.

“Tadi malam sampai jam dua saya masih ngobrol dengan beliau di kempinski,” jelas KH Usamah saat diwawancara iNews TV, Jumat (31/3).

Ketika ditanya apakaha ada hal-hal yang dilakukan Ustadz al Khathtath yang membuat dirinya harus ditangkap kepolisian, KH Usamah mengungkapkan bahwa Ust al Khathtath sudah mengetahui dirinya dibuntuti aparat kepolisian.

“Saya ngerasa ada yang buntutin nih, kayaknya polisi,” ujar KH Usamah menirukan ucapan Ust al Khathtath pada Jumat (31/3) malam.

Istri Ust al Khathtath juga bercerita bahwa pada Jumat (31/3) malam, banyak aparat kepolisian yang berkumpul di depan rumahnya. Hal ini disampaikan KH Usamah saat wawancara dengan iNews TV.

“Iya, istrinya (Ust al Khathtath) sempat bilang kalo di depan rumahnya banyak polisi. Al Khathtath jawab, udah biarin aja, mereka lagi jagain kita,” cerita KH Usamah.

Terkait penangkapan Ust al Khathtath yang bersamaan waktunya dengan pelaksanaan Aksi 313, ulama yang juga tergabung dalam FUI menyayangkan hal tersebut.

“Kalau pak Argo bilang tidak terkait dengan Aksi 313, kalau tekait makar, itu kan sudah lama? Mengapa penangkapan dilakukan bersamaan dengan Aksi 313? Penangkapan ini kontraproduktif dan memancing reaksi umat Islam,” tanya dia.

“Ulama sudah berusaha membangun dialog dengan pemerintah, kepolisian. Kami sudah menyurati presiden. Kami hanya ingin tegakkan konstitusi. Kenapa begitu mudah polisi menangkap ulama?,” lirih KH Usamah sambil menangis.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.