Selasa, 29 September 2020

MUI Pertanyakan di Tiap Aksi Bela Islam Ada yang Ditangkap

MUI Pertanyakan di Tiap Aksi Bela Islam Ada yang Ditangkap

Foto: Pengamanan aksi 313 di jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (31/3). (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com- Sejumlah tim kuasa hukum dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) mulai mendatangi Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Jumat (31/3). Mereka menuntut kejelasan terkait penangkapan terhadap pimpinan Aksi 313, Ustadz Muhammad Al Khaththath.

Anggota Komisi Hukum dan Perundang-Undangan MUI, Abdul Chair Ramadhan, mengaku ingin mempertanyakan duduk perkara dan alasan yuridis dari penangkapan Ust al Khaththath. Menurutnya, Aksi 313 ini merupakan aksi damai yang dijamin konstitusi.

“Ketika pimpinan aksi ditangkap tentu ada kekhawatiran, ini ada apa? Saya rasa publik pun bisa menilai. Tiap aksi pasti ada yang ditangkap,” kata Ahli Hukum Dewan Pimpinan MUI, Abdul Chair Ramadhan pada awak media di depan Mako Brimob, Jumat (31/3).

Dirinya membantah keras jika Ust al Khaththath yang juga sebagai Sekjen Forum Ulama Indonesia (FUI) itu berupaya melakukan makar.

“Sangat tidak logis jika disebut makar, tidak ada kaitannya. Ini fitnah yang sangat kejam, tidak sesuai dengan Undang-undang yang berlaku di Indonesia,” ujar dia.

Baginya, aksi damai yang digelar di Jakarta pada hari ini adalah jelas, untuk mencari keadilan atas kasus yang menjerat Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Tuntutannya kan jelas, menahan Basuki Tjahaja Purnama. Bukan makar,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.