Rabu, 23 September 2020

Tommy Soeharto Tidak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Pemufakatan Makar

Tommy Soeharto Tidak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Pemufakatan Makar

Foto: Tommy Soeharto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com- Penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hutomo Mandala Putra atau dikenal Tommy Soeharto, sebagai saksi kasus dugaan aliran dana pemufakatan makar, Firza Husein, Jumat (31/3).

Namun Tommy Soeharto tidak menghadiri pemanggilan tersebut karena surat panggilan tidak pernah diterimanya.

Kami tidak menerima surat dari polisi. Kami juga tidak dihubungi beliau (Tommy). Normalnya kan kalau beliau nerima pasti menghubungi kami sebagai pengacara,” ujar kuasa hukum Tommy Soeharto Erwin Kallo melalui pesan tertulis, Jumat (31/3).

Dirinya menegaskan bahwa surat panggilan dari Polda Metro Jaya tidak pernah diterima pihaknya.

“Kan tidak ada surat panggilannya. Di kantor kami juga tidak menerima itu. Jadi untuk apa kita datang,” tandasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, pemanggilan terhadap Tommy Soeharto untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan pemufakatan makar.

“Kami memanggil Tommy Soeharto. Sebagai saksi kasus pemufakatan makar tersangka Firza,” ujarnya.

Firza Husein merupakan tersangka kasus dugaan aliran dana pemufakatan makar. Ia ditangkap bersama 10 tokoh menjelang aksi 2 Desember 2016 (Aksi 212) silam. Namun, pihak kepolisian kembali melepaskan Firza setelah menjalani pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Firza diyakini sebagai pengumpul dana dalam kasus kegiatan makar yang diduga untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. (Yog/ls)

(yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.