Senin, 28 September 2020

Atasi Kesenjangan, MUI Akan Gelar Kongres Ekonomi Umat

Atasi Kesenjangan, MUI Akan Gelar Kongres Ekonomi Umat

Jakarta, Swamedium.com – Prihatin melihat kesenjangan ekonomi yang makin luas, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Kongres Ekonomi Umat pada 22-24 April 2017. Kongres tersebut akan mengundang 500 peserta, terutama para pegiat ekonomi umat.

Ketua MUI Ma’ruf Amin menjelaskan, kongres itu bertujuan untuk mengsinergikan gerakan-gerakan ekonomi umat agar hasilnya mampu membangkitkan perekonomian umat lebih cepat.

“Jadi semacam percepatan, akselerasi gerakan. Supaya nanti bisa berbuah,” paparnya.

Selanjutnya, terang Kiai Ma’ruf, dari kongres tersebut nanti diharapkan ada masukan yang strategis dari berbagai gerakan ekonomi, baik yang sudah jalan maupun yang akan berkembang. Termasuk, diantaranya Koperasi 212.

Sementara itu, Ketua Panitia Kongres Ekonomi Umat Lukmanul Hakim menjelaskan Kongres Ekonomi Umat yang akan dilaksanakan pada 22-24 April 2017 itu akan membentuk suatu komite nasional untuk mengawal hasil rekomendasi kongres.

“Tapi goal nya adalah yang tadi kita sepakati dengan bapak Presiden, bahwa kongres ini juga harus ada kesinambungan sehingga ada pengawalan dari rekomendasi-rekomendasi kongres itu,” kata Lukmanul usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (31/3).

Presiden Jokowi telah menerima kunjungan pengurus MUI selama satu jam sejak pukul 14.40 WIB membahas pembangunan ekonomi umat

Menurut Lukmanul, Kongres Ekonomi Umat bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan perekonomian dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat dengan mempertemukan ide-ide potensi ekonomi dengan calon pebisnis maupun pengusaha yang telah mapan.

Selain komite pengawalan, hasil kongres juga direncanakan dapat diimplemetasikan secara berkesinambungan dengan memperluas jejaring antarkelompok pengusaha mulai kecil hingga yang besar dan ormas-ormas Islam.

“Jadi intinya yang pengusaha kita kuatkan. Yang belum jadi pengusaha, kita jadikan pengusaha. Nah, ini yang kemudian kita kerjakan dan itu sejalan dengan regulasi-regulasi yang sudah ada di dalam konsep,” ujar Lukmanul yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana Kongres Ekonomi Umat tersebut.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.