Kamis, 24 September 2020

Bertemu Dr Zakir Naik, Ketua MPR Berubah Dari ‘Haters’ Jadi Fans

Bertemu Dr Zakir Naik, Ketua MPR Berubah Dari ‘Haters’ Jadi Fans

Jakarta, Swamedium.com – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengaku sangat senang dengan kehadiran Cendikiawan Muslim Dr. Zakir Naik yang akan melakukan Safari Dakwah di beberapa kota di Indonesia. Setelah bertemu dan berdialog, persepsi Zulkifli tentang dai asal India itu menjadi positif.

Cendekiawan muslim Dr Zakir  Naik (DZN) bertemu dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan di Gedung Nusantara 3, DPR/MPR Jakarta, Jumat, 31 Maret 2017. Kedatangan DZN dalam rangka bersilaturahim jelang Safari Dakwah di beberapa kota di Indonesia yang akan dimulai sejak 1-10 April 2017.

Zulkifli Hasan menilai dai asal India tersebut adalah sosok yang terkenal, pendakwah sukses. Dia juga seorang dai yang berdakwah dengan cara baik, ilmiah, serta cerdas. Pertemuan ini, menurut Zulkifli mengubah kesan yang ia tangkap selama ini tentang Zakir Naik.

“Dulu saya punya persepsi negatif terhadap Zakir Naik. Saya mengira dia keras, ternyata beliau orangnya lembut. Persepsi saya berubah jadi positif” kata Zulkifli sebagaimana dikutip Suara-islam.com.

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu bahkan sempat meminta nomor kontak Zakir Naik untuk dapat bersilaturahim lebih lanjut.

Ahli perbandingan agama itu dalam kesempatan berbincang dengan Ketua MPR, menjelaskan bahwa dakwah yang ia sebarkan memiliki visi mempersatukan, membangkitkan, dan memajukan umat Islam. Zakir Naik juga mengaku bangga melihat keberagaman agama di Indonesia. Zakir Naik menilai keberagaman di Indonesia berhasil membangun kebersamaan di masyarakat yang solid.

“Saya sangat menghormati umat Islam di Indonesia dalam menyikapi keberagaman. Saya apresiasi keberagaman di Indonesia. Keberagaman di Indonesia tidak membuat perpecahan, tapi justru menyatukan,”ucapnya.

Soal Al-Maidah

Saat ditanya soal surat Al-Maidah ayat 51, Zakir Naik memaparkan bahwa surat itu terkait larangan Allah kepada umat Islam menjadikan orang kafir sebagai teman dekat atau pemimpin.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.