Rabu, 20 Januari 2021

Dengan Senjata Kimia, Serangan Udara Rezim Syiah Suriah Targetkan Rumah Sakit

Dengan Senjata Kimia, Serangan Udara Rezim Syiah Suriah Targetkan Rumah Sakit

Hama, Swamedium.com — Serangan udara rezim syiah Suriah menargetkan satu rumah sakit di Suriah bagian barat pada pekan lalu, kata LSM medis dan kemanusiaan internasional, Dokter Lintas Batas (Medecins Sans Frontieres, MSF), Jumat (31/3).

Banner Iklan Swamedium

Menurut MSF, serangan itu menewaskan dua orang. Bahkan, ada bukti penggunaan senjata kimia dalam serangan udara terhadap rumah sakit itu.

Seorang sumber militer rezim syiah Suriah membantah pernyataan tentang penggunaan senjata kimia dengan menyebutnya “sama sekali tidak benar”.

MSF menyatakan bahwa satu helikopter menjatuhkan sebuah bom, menyerang pintu masuk rumah sakit di Latamneh, Provinsi Hama, yang didukung oleh MSF.

Pernyataan MSF mengatakan, “Menurut informasi dari staf medis rumah sakit, (serangan) menggunakan senjata kimia.”

“Segera dampaknya, para pasien dan staf melaporkan bahwa mereka menderita gejala sulit bernapas dan terbakarnya selaput lendir, gejala-gejala yang sesuai dengan serangan senjata kimia.”

Rezim syiah Suriah mengelak bahwa mereka telah menyerang rumah sakit dengan mengatakan mereka hanya menargetkan para milisi.

Otoritas kesehatan oposan Hama mengutuk serangan itu.

Serangan rezim syiah Suriah menewaskan seorang dokter spesialis bedah ortopedi (SpBO), sehingga menyisakan dua orang dokter sejenis bagi hampir 120.000 orang.

Lembaga pengawas HAM Suriah yang berpusat di Inggris mengatakan adanya eskalasi korban luka setidaknya 50 orang dalam beberapa hari ini.

Selain itu, masih di Latamneh, serangan udara lain pada Kamis (30/3) pun menyebabkan beberapa orang sesak napas, kata lembaga pengawas itu.

Seorang dokter menjelaskan itu merupakan serangan gas.

Abdallah Darwish, kepala otoritas kesehatan oposan Prov. Hama, mengatakan serangan pada Kamis itu mengakibatkan “iritasi, mulut berbusa tebal, dan konstriksi pupil” seperti yang ia kutip dari staf medisnya di lokasi kejadian serangan.

“Tentara tidak pernah, tidak akan, dan tidak perlu menggunakan senjata-senjata seperti itu,” sanggah seorang sumber militer rezim syiah Suriah.

Penyelidikan bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga pengawas senjata kimia global telah menggugat serangan gas beracun militer rezim syiah Suriah. Sementara itu, rezim syiah Suriah berkali-kali membantah penggunaan senjata-senjata itu. (ais)

Sumber: Reuters

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita