Jumat, 25 September 2020

Inilah Isi Lengkap Pertemuan Perwakilan Massa Aksi 313 dengan Menkopolhukam

Inilah Isi Lengkap Pertemuan Perwakilan Massa Aksi 313 dengan Menkopolhukam

Foto: peserta aksi 313 memadati ruas jalan medan merdeka selatan. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com- Pada Aksi 313 yang dilaksanakan pada Jumat (31/3) kemarin, perwakilan ulama dan umat Islam berhasil menemui Pemerintah yang diwakili Menkopolhukam Wiranto di Kantor Kementerian Polhukam di Jalan Medan Merdeka Barat.

Saat berdialog, para ulama dan tokoh menyampaikan beberapa aspirasi umat Islam terkait tuntutan Aksi 313. Ada pun tuntutan utama aksi 313 adalah pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI mengingat statusnya sudah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penistaan agama.

Menurut Ustadz Sambo yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, Ahok yang tidak kunjung dipecat sebagai gubernur dinilai bertentangan dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Kenapa seorang presiden tidak bisa menegakan hukum, kalau seorang presiden dalam kasus Ahok melanggar ketentuan dibiarkan. Kita ingin ketemu langsung dengan Presiden, kita sudah melakukan aksi beberapa kali namun Presiden tidak ada respon,” kata Ustadz Sambo kepada Wiranto.
Menanggapi hal tersebut, Wiranto mengatakan bahwa sebagai lembaga eksektutif presiden tidak bisa mengintervensi proses hukum.

“Presiden tidak mungkin mengintervensi kalau sudah menyangkut hukum, kita sudah mintakan fatwa ke MA, namun sampai saat ini belum ada jawaban dari MA. Proses peradilan sedang berlangsung, kita tunggu saja, ada aturan maiinya,” ujar Wiranto.

Terkait penangkapan terhadap Ustadz Muhammad al Khaththath, Ketua Parmusi Usamah Hisyam menegaskan bahwa hal tersebut adalah bukti kepolisian telah melakukan kriminalisasi terhadap ulama.

“Saya berduka cita terhadap tindakan aparat keamanan yang menangkap Ust Al Khaththath di Hotel Kempinsky tadi pagi (Jumat 31/3 dini hari), ini merupakan kriminalisasi terhadap ulama, kabarnya penangkapan tidak dilengkapi surat penangkapan. Alasan Kabid Humas karena ustad Al Khaththath terlibat pemufakatan makar. Saya sangat prihatin atas penangkapan ini,” tegas Usamah.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.