Selasa, 29 September 2020

Polda Jateng Tetapkan AMR Sebagai Pelaku Pembunuhan Siswa SMA Taruna Nusantara

Polda Jateng Tetapkan AMR Sebagai Pelaku Pembunuhan Siswa SMA Taruna Nusantara

Foto: Polda JawaTengah menetapkan AMR, teman satu barak korban Krisna Wahyu Nurachmad sebagai pelaku pembunuhan. (ist)

Magelang, Swamedium.com—Hanya satu hari setelah adanya pembunuhan siswa SMA Taruna Nusantara, Magelang, Polda Jawa Tengah langsung menetapkan AMR (19) sebagai tersangka. Pelaku adalah teman satu barak korban Krisna Wahyu Nurachmad, yang ditemukan tewas di kamar, Jumat (31/3).

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, Sabtu (1/4) di Magelang menyatakan tersangka ditetapkan setelah proses penyelidikan pemeriksaan terhadap 17 saksi, yakni 13 siswa dan tiga pamong SMA Taruna Nusantara serta satu kasir toko swalayan di Magelang.

“Terakhir kami lakukan interogasi menggerucut sehingga pelaku mengakuinya pada Jumat pukul 21.30 WIB,” katanya seperti diberitakan antaranews, Sabtu (1/4).

Kapolda menuturkan motif pelaku melakukan pembunuhan adalah karena sakit hati pada korban.

Menurut dia pelaku beberapa kali melakukan pencurian buku tabungan temannya dan dengan buku tabungan tersebut pelaku mengambil uang. Perbuatan pelaku tersebut diketahui korban dan korban memperingatkan pelaku sehingga pelaku merasa sakit hati.

Selain itu, katanya, motif kedua adalah masalah telepon seluler pelaku dipinjam korban. Telepon seluler tersebut disita saat ada operasi dari pamong karena siswa kelas X dilarang membawa telepon seluler. Pelaku meminta korban untuk mengurusnya supaya telepon seluler tersebut kembali, namun korban tidak mau mengurus.

Ia mengatakan pisau yang digunakan untuk membunuh korban dibeli dari salah satu toko swalayan di Magelang pada Kamis (30/3).

“Sewaktu ditanya temannya untuk apa membeli pisau, dia jawab untuk membuat prakarya, padahal di SMA TN siswa tidak boleh membawa senjata tajam dan semua peralatan prakarya disediakan oleh sekolah,” katanya.

Ia menyebutkan karena pelakunya masih anak-anak maka dikenakan pasal 80 ayat 3 jo pasal 76 C Undang-Undang nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlndungan Anak.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.