Selasa, 29 September 2020

Semula 11 Orang Ditemukan, Korban Longsor Ponorogo Bertambah 6 Orang

Semula 11 Orang Ditemukan, Korban Longsor Ponorogo Bertambah 6 Orang

Foto: Bencana longsor kembali menerjang permukiman warga dan menimbulkan korban jiwa di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com – Jumlah korban longsor di Ponorogo yang terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB bertambah. Sebelumnya diketahui jumlah korban yang tewas berjumlah 11 orang, kini bertambah menjadi 17 orang. Bahkan jumlah tersebut bisa bertambah.

“Kami dapat informasi dari Kepala Dinas Sosial dan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) Jatim kalau saat ini menjadi 17 orang. Semuanya tertimbun tanah,” ungkap Kepala Biro Humas Pemprov Jatim, Benny Sampir Wanto saat dihubungi ponselnya, Sabtu (1/4).

Benny mengungkapkan sampai saat ini, Pemprov masih mengusahakan adanya pengerahan excavator untuk mencari korban tanah longsor.

”Membutuhkan waktu karena akses menuju lokasi yang sempit. Untuk jarak sekitar 3 km menuju lokasi membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Jatim diketahui nama-nama17 korban tanah longsor tersebut.17 korban itu antara lain Jadi (warga RT 2/RW 3 Tangkil), Pujianto (RT 2/RW 1), Maryono (RT 2/RW 1), Siyam (RT 2/RW 1), Situn (RT 2/RW 1), Tolu (RT 2/RW 1), Katemun (RT 2/RW 1), Menit (RT 2/RW 1), Aldan (RT 3/RW 1), Janti (RT 3/RW 1), Pita (RT 3/RW 1), Nadi (RT 3/RW 1), Hengki (RT 3/RW 1), Iwan (RT 3/RW 1), Iwan (RT 3/RW 1), Katemi (RT 3/RW 1), Suyono (RT 1/RW 3), dan Muklas asal Krajan.

Sekedar diketahui, bencana longsor kembali menerjang permukiman warga dan menimbulkan korban jiwa. Hujan yang berlangsung pada Jumat malam (31/3/2017) memicu longsor di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (1/4/2016) pukul 06.00 Wib. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.