Jumat, 25 September 2020

Tim Anies-Sandi Temukan 153.804 Data “Pemilih Siluman” Pilkada DKI Putaran Kedua

Tim Anies-Sandi Temukan 153.804 Data “Pemilih Siluman” Pilkada DKI Putaran Kedua

Foto: Tim Anies-Sandi temukan 53.804 data yang terdiri dari 13 kategori data invalid di Daftar Pemilih Sementara Pilkada DKI putaran dua. (asmc)

Jakarta, Swamedium.com – Tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno membeberkan 13 kategori data invalid dari daftar pemilih sementara (DPS) putaran kedua Pilkada yang tersebar di enam wilayah di Jakarta.

Wakil ketua bidang data dan saksi tim pemenangan Anies-Sandi, Ahmad Sulhi, mengatakan temuan itu adalah hasil penelusuran tim sejak berakhirnya putaran pertama Pilkada DKI hingga sekarang.

“Kita temukan sebanyak 153.804 data yang dikategorikan menjadi 13 jenis data invalid atau tidak memenuhi unsur-unsur data kependudukan yang sah di DKI Jakarta,” jelas Sulhi di posko pemenangan Anies Sandi, Cicurug, Menteng, Sabtu(1/4).

Ketigabelas kategori itu antara lain meliputi data berkaitan dengan keanehan dari kombinasi Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga, yang terdiri dari jumlah nomor tidak berjumlah 16 digit, berakhiran 0000 dan memiliki kode kab/kec 00 yang jelas tak sesuai dengan data sebenarnya.

“Selain itu kategori berikutnya lebih fokus dan khusus kepada NIK dan Kartu Keluarga,” tambah Sulhi.

Khusus Kartu Keluarga, Sulhi menemukan lima kategori antara lain KK yang berdomisili di luar DKI, di luar Kabupaten dan Kota, format tanggal perekaman yang tak terbaca, dan kesalahan penerbitan sebelum tahun 2015 dan penetapannya DPT 6/12/2016.

Sementara itu, untuk yang fokus pada NIK juga memiliki empat kategorinya kejanggalan antara lain NIK yang tak terbaca sesuai jenis kelamin, kode provinsi, kode kab/kota, serta kecamatan di luar wilayah kependudukan.

Lebih lanjut, Sulhi berharap putaran kedua pemilihan Gubernur Jakarta bisa berjalan jujur, adil, bebas, dan demokratis. Oleh sebab itu, ia menuntut KPUD Jakarta dan Dukcapil untuk sama-sama memverifikasi data pemilih sebelum waktu penetapan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.