Rabu, 30 September 2020

Nazaruddin: Anggaran e-KTP Disepakati di Ruang Fraksi Demokrat

Nazaruddin: Anggaran e-KTP Disepakati di Ruang Fraksi Demokrat

Foto: Muhammad Nazaruddin bersaksi pada pengadilan Tipikor dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menjadi saksi dalam sidang kasus korupsi pengadaan e-KTP. Nazaruddin mengakui bahwa persetujuan anggaran proyek e-KTP dibahas di ruang Fraksi Partai Demokrat.

“Jadi pada 2009, anggota Komisi II dari Fraksi Demokrat, Pak Ignatius dan Bu Mustoko Weni menghadap ke Mas Anas selaku Ketua Fraksi, mereka menceritakan proyek e-KTP butuh anggaran Rp 6 triliun lebih,” kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (3/4).

Menurut dia, karena nilai anggaran cukup fantastis, maka harus ada dukungan fraksi yang paling besar di DPR. Dalam pertemuan di ruang Fraksi Demokrat, Ignatius dan Mustoko menjelaskan akan ada pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang akan mengawal anggaran.

“Lalu Andi dibawa ke ruang Fraksi Demokrat di lantai 9. Andi jelaskan bahwa dia sudah lama bekerja dengan Kemendagri, dia meyakinkan Mas Anas, jika ada anggarannya, dia sanggup untuk melaksanakan proyek,” kata Nazar.

Kemudian Anas Urbaningrum, lanjut Nazaruddin, sepakat untuk mendukung disetujuinya anggaran proyek e-KTP dan meminta agar seluruh anggota Fraksi Demokrat yang bertugas di Badan Anggaran DPR RI agar menyetujui anggaran e-KTP.

“Anas memerintahkan supaya program e-KTP didukung dan dicari pembahasannya. Setelah disepakati, nanti akan dikomunikasikan ke semua pimpinan Banggar,” ungkap Nazaruddin.

Dalam surat dakwaan jaksa, disebutkan Nazaruddin ikut terlibat dalam pembahasan proyek ini bersama pengusaha Andi Narogong beserta Ketua Fraksi Partai Golkar saat itu, Setya Novanto dan Anas Urbaningrum.

Dalam proyek ini, Nazaruddin dan Anas disebut menerima 11 persen dari anggaran yang dibagikan untuk anggota DPR dan pihak lain, yaitu sebesar Rp 574,2 miliar. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.