Rabu, 30 September 2020

Nazarudin Sebut Gamawan Fauzi Terima Uang Proyek e-KTP dari Andi Narogong

Nazarudin Sebut Gamawan Fauzi Terima Uang Proyek e-KTP dari Andi Narogong

Foto: Nazarudin nyatakan Gamawan Fauzi ikut menerima uang bancakan e-KTP (ist)

Jakarta, Swamedium.com- Sidang lanjutan kasus korupsi proyek e-KTP kembali memunculkan nama mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Gamawan disebut mantan Bendahara Partai Demokrat Mohamad Nazarudin ikut menerima uang bancakan proyek eKTP.

Dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (3/4), Nazarudin mengungkapkan Gamawan menerima sejumlah uang melalui Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Uang tersebut diminta Gamawan kepada Andi Agustinus alias Andi Narogong. Penyerahaan dilakukan karena ada keterlambatan dengan pengumuman pemenang tender proyek tersebut,” kata Nazarudin.

Disebutkan, saat itu, Andi menyampaikan permasalahan ini ke ketua fraksi Demokrat, Anas Urbaningrum.

“Andi melapor ke mas Anas ada rencana mau digagalkan terus mas Anas komunikasikan ke Mendagri yang intinya minta USD 2 juta,” kata Nazar lagi.

“Adalagi permintaan pak Gamawan sekitar 2 juta setengah. Pokoknya periode saya Pak Gamawan menerima USD 4 sampai 5 juta caranya sama melalui beberapa tahap,” tambahnya.

Dalam surat dakwaan milik mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman, Gamawan Fauzi disebutkan menerima sekitar USD 4.500.000 dan Rp 50.000.000 terkait proyek ini.

Namun dalam kesaksiannya, Gamawan membantah menerima uang tersebut.

Selain nama Gamawan, Nazar juga menyebut nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurut Nazar, Ganjar ikut menerima uang bancakan eKTP. Soal penolakan dari Ganjar, kata Nazar karena Gubernur Jateng itu ingin menerima jatah yang sama dengan Ketua Komisi II sebesar 500.000 dolar AS. Sementara, sebagai wakil ketua Komisi II dia hanya mendapat jatah 150.000 dolar AS. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.