Rabu, 30 September 2020

Parpol Peserta Pemilu 2014 Jadi Peserta Pemilu 2019 Tanpa Verifikasi Tidak Bertentangan dengan Putusan MK

Parpol Peserta Pemilu 2014 Jadi Peserta Pemilu 2019 Tanpa Verifikasi Tidak Bertentangan dengan Putusan MK

Oleh: Prof Dr Yusril Ihza Mahendra*

Jakarta, Swamedium.com — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Sabtu (1/4) telah mengumumkan kesepakatan yang dicapai oleh Pemerintah dengan fraksi-fraksi DPR bahwa partai peserta Pemilu 2014 tidak perlu lagi diverifikasi untuk ikut Pemilu 2019.

Kesepakatan ini kemungkinan besar akan disetujui dalam Rapat Pleno DPR pengambilan keputusan pembahasan RUU Pemilu DPR, DPD dan DPRD menjadi undang-undang.

Masalah perlu tidaknya verifikasi ini telah menjadi bahan perdebatan menjelang Pemilu 2014. Waktu itu, Pasal 8 UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu DPR, DPD dan DPRD mengatur bahwa partai-partai yang lolos ambang batas atau Parliementary Treshold (PT) langsung ikut Pemilu 2019.

Sedangkan partai yang tidak lolos PT wajib mengikuti verifikasi lebih dahulu untuk memastikan memenuhi syarat administrasi, kepengurusan dan keanggotaan atau tidak.

Pengaturan verifikasi yang sengaja dibikin sulit itu dilakukan sebagai akal-akalan Pemerintah dan DPR untuk membatasi peserta Pemilu.

Skenarionya, Pemilu 2014 hanya akan diikuti oleh 10 partai yang ada di DPR saat itu dan menutup kesempatan partai lain ikut Pemilu 2014. Ini adalah contoh buruk dari pembentuk UU yang tidak fair dengan cara memanfaatkan kekuasaan yang dimiliki.

Karuan saja pengaturan seperti itu ditentang oleh partai-partai yang berada di luar DPR. PBB memelopori uji materil ke MK dan diikuti oleh 18 partai lain yang ikut memberi kuasa kepada Tim Hukum PBB.

Partai-partai itu memohon agar partai-partai yang sudah resmi terdaftar sebagai badan hukum Kemenkumham langsung saja daftar dan ikut Pemilu tanpa harus verifikasi.

Bukankah verifikasi juga sudah dilakukan ketika partai-partai itu ingin memperoleh pengesahan sebagai badan hukum. Jadi untuk apa lagi verifikasi untuk ikut Pemilu?

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.