Jumat, 25 September 2020

Di Ruang Sidang, Ahok Akui Video Pidatonya yang Menyinggung Al Maidah 51

Di Ruang Sidang, Ahok Akui Video Pidatonya yang Menyinggung Al Maidah 51

Foto: Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama mengakui dengan tegas dan gamblang soal video yang menyinggung Surat Al Maidah 51 dalam persidangan ke-17. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui video pidatonya di Kepulauan Seribu tanggal 27 September 2016 yang menyinggung Surah Al Maidah 51.

Video yang diputar pada lanjutan sidang ke-17 ini diakui tegas dan gamblang kebenarannya oleh Ahok.

“Gambar dan suaranya benar, tidak ada pemotongan dan sisipan,” jawab Ahok ketika ditanya ketua Majelis Hakim tentang kebenaran video yang diputar Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Gedung Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (4/4) siang.

Menanggapi itu, Koordinator Persidangan GNPF MUI Nasrulloh Nasution mengatakan, pengakuan Ahok akan kebenaran perkataannya yang menista Surah Al Maidah 51 merupakan alat bukti yang sah. Jadi, kata dia, pengakuan ini dapat menguatkan dakwaan JPU.

Baca juga: Jaksa akan “Skak Mat” Terdakwa dalam Sidang Kasus Penistaan Agama

“Segala apa yang Ahok nyatakan dalam pemeriksaan tersebut adalah alat bukti yang sah dan akan menguatkan dakwaan Jaksa,” jelasnya.

Selain itu, Nasrulloh menegaskan bahwa Ahok dalam video tersebut telah jelas mengatakan “jangan mau dibodohin pakai Surah Al Maidah 51.” Menurutnya hal itu memiliki nilai pembuktian yang cukup.

“Sempurna, kami yakin Majelis Hakim akan mempertimbangkannya sebagai alat bukti yang memberatkan dia (Ahok),” tegasnya.

Dalam persidangan, selain memutar video pidato Ahok di Kepulauan Seribu, JPU juga memutar beberapa video lainnya yaitu video di Balai Kota dan video di partai Nasdem.

Video-video yang diputar JPU merupakan barang bukti yang diserahkan saksi-saksi pelapor dan juga dari youtube Pemprov DKI. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.