Jumat, 02 Oktober 2020

GKR Hemas: Pemilihan Ketua DPD Ilegal, Minta MA Tak Lantik OSO

GKR Hemas: Pemilihan Ketua DPD Ilegal, Minta MA Tak Lantik OSO

Foto: GKR Hemas meminta MA tidak melantik Pimpinan DPD yang baru, karena ilegal (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyebutkan pemilihan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Senin (3/4) malam, ilegal. Dalam pemilihan itu terpilih Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua.

Menurut senator asal Yogyakarta itu, Mahkamah Agung dalam putusan nomor 20P/HUM/2017 menyebutkan jabatan pimpinan DPD adalah lima tahun sesuai masa jabatan keanggotaaan dan pemberlakuan surut terhadap ketentuan itu bertentangan dengan UU Nomor 12 /2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

Untuk itu, Hemas meminta MA tidak melantik OSO sebagai ketua DPD. Selain OSO, dalam pemilihan itu juga terpilih Nono Sampono serta Darmayanti Lubis, masing-masing sebagai wakil ketua.

“Kami yakin bahwa Ketua Mahkamah Agung tidak dapat melantik dan mengambil sumpah pimpinan yang dihasilkan dari proses pemilihan tersebut,” kata Hemas dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/4).

Pada sidang paripurna tadi malam, DPD tetap merujuk pada masa jabatan pimpinan selama 2,5 tahun. Karena itu menurut sidang, sudah saatnya Ketua DPD Muhammad Saleh dan dua wakilnya Hemas dan Farouk Muhammad diganti. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.