Senin, 21 September 2020

Angka Putus Sekolah Tamat SMP Di Madura Masih Tinggi

Angka Putus Sekolah Tamat SMP Di Madura Masih Tinggi

Foto: Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Syaifuddin Asmoro. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com – Tingginya masyarakat putus sekolah tamat SMP di Madura, mengundang keprihatinan pihak DPRD Jatim. Para legislatif yang berkantor di Jalan Indrapura Surabaya tersebut mendorong kepada Pemprov untuk membuat Balai Latihan Kerja (BLK) di pulau yang dikenal dengan sebutan pulau Garam tersebut.

”Tahun ini angkanya masih tinggi yaitu 1600 ribu orang putus sekolah untuk tamat SMP. Mereka enggan untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya yaitu SMA. Kami minta Pemprov Jatim perhatian terhadap mereka,” ungkap anggota DPRD Jatim, Syaifuddin Asmoro saat ditemui di Surabaya, Rabu (5/4).

Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan tingginyan putus sekolah tingkat SMP tersebut dikarenakan adanya pembangunan tak merata di Madura.

”Pemprov harus mengambil tindakan dengan memberikan pelatihan kepada mereka untuk bisa bersaing. Terlebih sebentar lagi memasuki perdagangan bebas,” jelas pria asal Madura ini.

Ditambahkan oleh pria yang juga anggota Komisi A DPRD Jatim ini, jika nantinya banyak BLK didirikan di Madura, dirinya yakin akan ada kemajuan dipulau Madura.

”Saya berharap mereka bisa bersaing dengan kemampuan yang mereka miliki setelah menjalani pendidikan di BLK,” tutupnya. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.