Sabtu, 12 September 2020

Bertentangan dengan Keputusannya, MA Diminta Batalkan Pelantikan OSO

Bertentangan dengan Keputusannya, MA Diminta Batalkan Pelantikan OSO

Foto: Gedung Mahkamah Agung RI. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Mahkamah Agung (MA) diminta untuk membatalkan pelantikan pimpinan DPD Oesman Sapta Odang, Nono Sampono dan Darmayanti Lubis dikarenakan pelantikan tersebut bertentangan dengan keputusan MA tentang masa jabatan pimpinan DPD.

Terlebih, posisi pimpinan DPD dinilai tidak pernah mengalami kekosongan. Adapun dengan adanya putusan MA, maka masa jabatan pimpinan DPD tetap selama lima tahun.

MA memerintahkan DPD mencabut aturan tata tertib (Tatib) yang memangkas masa jabatan pimpinan DPD selama lima tahun menjadi 2,5 tahun.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas ‎menegaskan dirinya selaku pimpinan DPD yang sah periode 2014-2019, tidak pernah menyatakan dirinya mundur apalagi dinyatakan berakhir. Sehingga menurutnya, tidak pernah terjadinya kekosongan pimpinan DPD RI kemudian yang dijadikan dasar bagi p‎emilihan Pimpinan DPD RI yang dipimpin oleh pimpinan Sidang Sementara.

“Oleh karenanya, maka, kami mempertanyakan kepada Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Suwardi, agar segera menjelaskan ke publik, ‎mengapa melakukan tindakan pengambilan sumpah yang bertentangan dengan ‎putusan Mahkamah Agung,” kata Hemas di Rumah Dinasnya, Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).

Menurut senator asal Yogyakarta, ini bukan permasalahan tentang kekuasaan ataupun mempertahankan kekuasaan, akan tetapi politik itu sendiri harus taat dan tunduk pada hukum.

“Jika kemudian Wakil Ketua Mahkamah Agung, Yang Mulia Suwardi, tidak dapat menjelaskan ke publik secara rasional dalam waktu satu kali 24 jam, ‎alasan dibalik tindakan pengambilan sumpah tersebut, maka demi menjaga k‎eluhuran martabat dan kewibawaan Mahkamah Agung, kami minta dengan s‎egera Mahkamah Agung untuk membatalkan tindakan pengambilan sumpah t‎ersebut,” ungkapnya.

Sedangkan dalam prosesi sumpah jabatan kemarin, OSO didaulat sebagai ketua DPD pengganti M Saleh.
Sementara Nono dan Darmayanti sebagai wakil ketua DPD. OSO terpilih sebagai ketua DPD secara aklamasi.‎ Sedangkan prosesi pengucapan sumpah jabatan OSO, Nono dan Darmayanti hanya dihadiri 53 anggota DPD atau senator. (JM)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.