Rabu, 20 Januari 2021

Ini Isi Lengkap Pertanyaan Hakim Saat Cecar Ahok Soal Kaitan Ikan dengan Al Maidah

Ini Isi Lengkap Pertanyaan Hakim Saat Cecar Ahok Soal Kaitan Ikan dengan Al Maidah

Foto: Hakim Ketua Dwiarso Budi mencecar Terdakwa Ahok, apa hubungannya ikan dengan Al Maidah?. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Selasa (4/4) kemarin memasuki sidang ke-17.

Banner Iklan Swamedium

Agenda sidang Selasa kemarin adalah pembuktian dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Penasihat Hukum serta keterangan dari terdakwa.

Saat sesi keterangan dari terdakwa, Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto menanyakan perihal hubungan antara budidaya ikan kerapu dan surah Al-Maidah ayat 51 dalam pidato Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

“Maksudnya saudara itu apa? ikan dengan Al-Maidah itu apa hubungannya?” tanya Dwiarso kepada Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, seperti dikutip republika.

Mendengar pertanyaan hakim, Ahok mengaku, mengutip surat Al-Maidah lantaran saat dirinya berpidato, seperti tidak mendapatkan tanggapan dari ibu-ibu yang hadir dalam sosialisasi tersebut. Padahal, program yang sedang ditawarkan sangatlah menarik.

“Saya sampaikan berkali-kali keuntungan program ini, tapi warga kurang respon. Saya tebak-tebak, apakah karena uang. Terlintas, ini jangan-jangan kayak di Belitung, orang polos, karena dia pikir dalam Pilkada, harus bayar budi nih kalau milih program,” jawab Ahok.

Hakim kembali mencecar Ahok atas jawaban tersebut.

“Saudara katakan, jangan-jangan seperti di Belitung, apa itu? (tentang) panen Kerapu juga?,” cecar Dwiarso.

“Bukan, selebaran menolak saya menjadi gubernur. (Pilkada) 2007,” jawab Ahok lagi

“Ya ini hubungannya apa? saudara di sini ini (Kepulauan Seribu) bukan kampanye Pilkada. Sedangkan di Belitung peristiwa Pilkada 2007 masalah Al Maidah itu. Gimana sambungkan di pikiran saudara itu?” cecar Dwiarso lagi.

Ahok pun menjawab, pulau Belitung sangatlah kecil, sehingga antar warga kenal satu sama lain. Bahkan, suatu waktu, pernah ada seorang ibu yang mengadu sangat suka dengan program Ahok, namun tak bisa memilih Ahok lantaran berbeda agama.

“Dia bilang ‘Mohon maaf Hok, ibu gak pilih kamu’, kenapa saya tanya, ‘Ibu takut murtad, meninggalkan agama ibu’,” Ahok menceritakan.

Menurut Ahok, pengalamannya di Belitung tersebut muncul dalam ingatanya saat Ahok bertemu dengan seorang ibu saat berpidato di Kepulauan Seribu.

“Tadi sudah disampaikan dan dengar, gak pilih saya gak apa-apa asal program jalan, karena sampai Oktober 2017. Lah terus hubungannya apa dengan Al Maidah?,” tanya Hakim Dwiarso.

Ahok menjawab bahwa alasan orang tidak memilih dia selain program adalah keyakinan. Oleh karena itu dia mengingat Al-Maidah.

“Saya yakin sekali, orang nolak saya, selain program dari Bangka Belitung, masalah keyakinan. Baik (hubungannya) dengan saya tapi tidak bisa pilih saya,” kata Ahok.

Mendengar jawaban Ahok, Dwiarso langsung menanyakan kepada Ahok, perihal kesaksian dari Cawagub pasangannya Eko Cahyono saat Pilkada Bangka Belitung pada tahun 2007.

“Saat (saksi Eko) memberikan kesaksian, Al-Maidah kan bukan satu-satunya yang dikutip kesaksian Cawagub, kenapa yang muncul bukan kecurangan Babel malah surat Al-Maidah?” tanya Dwiarso.

“Ini pengalaman saya dengan seorang ibu, di Pulau Seribu saya gak ada ngomong Pilkada. Yang saya lihat muka ibu-ibu ini, satu pihak takut murtad, satu pihak mau program, takut juga kalau ambil program gak pilih saya, soalnya itu orang pulau gitu,” jawab Ahok.

Seperti diketahui, Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena mengutip surat Al-Maidah ayat 51 saat kunjungan kerja di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

1 Comment

  1. Bayu

    Dia mulai lelah, melihat kaum muslim yg tidak bergeser pendirian walau sudah 17 sidang, di alihkan isu, pencitraan dll… Doi ngaku juga..

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita