Rabu, 30 September 2020

Ade Armando Sebut Dr Zakir Naik Islamkan Orang dengan Membayar 10 Juta

Ade Armando Sebut Dr Zakir Naik Islamkan Orang dengan Membayar 10 Juta

Foto; Unggahan Ade Armando ke medsos facebook yang menyebut Dr Zakir Naik merekayasa proses muallaf kalangan non muslim yang hadir dalam ceramah. (facebook)

Jakarta, Swamedium.com – Lagi tudingan yang bernada fitnah menerpa pedakwah kondang asal India, Dr Zakir Naik. Dirinya disebut melakukan settingan terkait beberapa peserta ceramahnya yang berasal dari kalangan non muslim memutuskan menjadi muallaf.

Tudingan tersebut menyebut bahwa para muallaf tersebut adalah settingan atau sengaja dibuat oleh pihak Zakir Naik. Bahkan ada yang menuding bahwa mereka dibayar Rp 10 juta (50 Ribu Rupee) per orang.

Adalah Ade Armando, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Indonesia (UI) melalui akun facebook pribadinya mengunggah status yang menyatakan bahwa “ZAKIR NAIK DIDUGA MEMBAYAR RP10 JUTA SETIAP ORANG YANG BERSEDIA MASUK ISLAM”.

Dalam unggahannya pada Rabu (5/4), Direktur Komunikasi Saiful Mujani Research and Consulting itu menyertakan link berita India TV tahun 2016, yang menyebut bahwa “ia dan lembaga nonprofitnya Islamic Research Foundation (IRF) dituding secara ilegal memualafkan sekitar 800 orang dengan memberikan uang dari dana luar negeri.”

Ade menyebut Dr Zakir Naik membayar sekitar Rp 10 juta (50 ribu rupee) pada setiap orang yang masuk Islam saat mendengar ceramah Zakir.

Ironisnya, unggahan Ade Armando tidak banyak disukai warganet. Di antara mereka banyak yang membantah secara langsung. Bahkan ada yang meminta Ade untuk menanyakan langsung ke Dr Zakir Naik.

“Mendingan datang langsung ke roadshow-nya trus tanya langsung ma orangnya.. Pintar dikit napa om,” tulis Mamad Rohmad, seorang pengguna Facebook.

Saat memberikan ceramah di di Bandung, Minggu (2/4) ada 4 orang peserta ceramah yang menyatakan diri masuk Islam dengan membacakan dua kalimat syahadat saat acara berlangsung. Mereka adalah Danalia Permatasari (Budha), Novi (Katholik), Kevin (Katholik) dan Deni (Atheis). (ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.