Rabu, 30 September 2020

Asrul Sani: KPK Jangan Cuma e-KTP, Geber Juga Kasus Reklamasi dan Sumber Waras

Asrul Sani: KPK Jangan Cuma e-KTP, Geber Juga Kasus Reklamasi dan Sumber Waras

Foto: Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani, mengaku belum mengetahui secara jelas alasan KPK menggeber kasus Mega skandal kasus proyek e-KTP sedangkan kasus dugaan korupsi reklamasi di teluk Jakarta belum digeber oleh KPK, karena di sinyalir persoalan reklamasi telah terjadi parktik korupsi.

Ketika ditanya apakah kasus korupsi e-KTP ini hanya sebuah pengalihan isu terhadap kasus reklamasi, sebab, masyarakat perlu mengetahui kelanjutan kasus reklamasi ini.

“Belum tau saya. Saya enggak mau suudzon lah,” kata Asrul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/4).

Politisi PPP dari Kubu Romahurmuziy (Romi) ini menerangkan, bahwa sebuah kasus menurut UU KUHP bila diatas 10 tahun maka masa kadaluarsa adalah 11 tahun. 11 tahun itu, kata Asrul, sejak kasus itu di sidik bukan sejak kasus itu terjadi.

“Jadi katakanlah​ sebuah kasus yang sekarang mau disembunyiin, apapun mau sumber waras, reklamasi, atau apa itu cuma persoalan waktu saja,” tegas Asrul.

Asrul pun mengungkapkan, atas persoalan tersebut komisi III DPR RI akan memanggil KPK untuk menanyakan perkembangan kasus sumber waras dan reklamasi yang kini belum ditindaklanjuti.

“Nanti kita tanya lagi saat raker,” tandasnya. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.