Sabtu, 12 September 2020

Di Paripurna, Anggota DPR Interupsi Soal Sumber Waras Kepada Ketua BPK

Di Paripurna, Anggota DPR Interupsi Soal Sumber Waras Kepada Ketua BPK

Foto: Rapat paripurna DPR. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis menyerahkan laporan hasil ikhtisar pemeriksaan semester II tahun 2016 pada Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (6/4).

Namun, saat Ketua BPK hendak membacakan isi materi laporannya, politikus Gerindra Sjahrani Mataram langsung melakukan interupsi dan menanyakan soal perkembangan kasus pembelian lahan RS Sumber Waras pada Ketua BPK.

“Saya mau menanyakan hasil temuan BPK terhadap Sumber Waras yang tak disertakan dalam laporan ini,” kata Sjahrani dalam rapat paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/4).

Namun pimpinan sidang, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan langsung menanggapi permintaan interupsi Sjahrani, dan memintanya untuk bersabar karena Harry akan menyerahkan laporan hasil temuan BPK.

“Sabar Pak Sjahrani, nanti ada (sesi) pertanyaan sama BPK sendiri, karena Pak Harry masih di sini kan,” ujar Taufik.

Usai rapat paripurna, Harry mengaku tak menyertakan hasil audit kasus pembelian lahan RS Sumber Waras karena sudah disampaikan kepada DPR pada tahun 2014 lalu. Kemudian hasil laporan keuangannya juga sudah disampaikan pada tahun 2015.

Hasil audit investigasi kasus pembelian lahan RS Sumber Waras tersebut, dijelaskan bahwa BPK sudah selesai dan laporannya juga sudah diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sehingga pihaknya sudah tak mempunyai kewenangan menyelidiki kasus tersebut.

“Audit investigasi sudah selesai dan kita sudah serahkan ke aparat penegak hukum dalam hal ini KPK. Jadi tinggal menunggu, kita belum mendapat waktu (bertemu KPK). Oleh KPK ini masih terus ditelaah. Jadi bukan wilayah kami lagi,” tutupnya. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.