Kamis, 17 September 2020

Longsor Dua Kali, Proses Pencarian Longsor Ponorogo Diperluas

Longsor Dua Kali, Proses Pencarian Longsor Ponorogo Diperluas

Foto: Kondisi lahan setelah bencana longsor di Ponorogo. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com – Sempat terjadi longsor sebanyak dua kali, proses pencarian korban longsor di Banaran Ponorogo terus dilangsungkan.

Dengan mengerahkan anjing pelacak dari unit K9, proses pencarian dilakukan dengan memperluas sektor pencarian. Hal ini dikarenakan anjing pelacak tersebut telah menemukan tiga mayat di lokasi yang berbeda.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Benny Sampir Wanto mengatakan proses pencarian korban selama ini belum optimal karena rata-rata pencarian hanya 6 jam.

”Alasannya cuaca yang tidak mendukung, termasuk hari ini s.d Sabtu, tanggal 6-8 April, cuaca diprediksi hujan sedang,” jelasnya, Kamis(6/4).

Benny mengatakan untuk meminimalisasi longsor yang tidak diinginkan, petugas melakukan penyemprotan tanah mengendalikan jatuhnya tanah yang tidak terkendali atau longsor.

Sedangkan perluasan sektor pencarian, Benny menjelaskan bahwa tim memperluas pencarian di titik D.

”Di Titik D ini anjing pelacak menemukan bau korban yang sudah menjadi mayat. Oleh sebab itu diperluas,” tandasnya. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.