Kamis, 24 September 2020

Orang Tua Hendaknya Optimalkan Berbagai Manfaat Baik Produk Elektronik bagi Anak-Anak

Orang Tua Hendaknya Optimalkan Berbagai Manfaat Baik Produk Elektronik bagi Anak-Anak

Jakarta, Swamedium.com — Rosdiana Setyaningrum, psikolog anak dan keluarga, menjelaskan beberapa hal yang sebaiknya dipahami dan dilakukan oleh para orang tua dalam mengatasi dampak negatif peralatan elektronik terhadap anak-anak.

Meskipun membantu orang-orang, peralatan elektronik memiliki efek yang buruk pula bagi anak-anak jika tidak dikelola dengan baik penggunaannya.

Menurut Rosdiana, pertama, produk elektronik, seperti telepon seluler, pemutar musik, televisi, sangat dilarang penggunaannya bagi anak-anak berusia di bawah satu tahun.

“Buat apa bayi melihat gawai? Kalau mau mendengarkan musik, ya, nyanyi saja orang tuanya. Mumpung anak masih kecil,” terang Rosdiana saat acara diskusi “Cara Mendidik Anak di Era Globalisasi” di SDN Tanjung Duren 06, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam praktiknya, orang tua harus mengawasi anak-anak mereka dengan ketat setiap anak-anak bermain gawai.

Selain itu, usahakan agar anak-anak tidak bermain gim atau permainan di warung internet (warnet), sehingga pengawasan orang tua maupun anggota keluarga yang lain terhadap anak-anak dapat berjalan dengan terfokus. Di rumah sekalipun, komputer, gawai, atau televisi harus diletakkan di tengah-tengah ruangan rumah yang dapat dipantau dengan mudah.

“Jumlah televisi di rumah juga tidak perlu banyak, satu saja cukup dan simpan di ruang keluarga. Kalau dikasih satu-satu, kita tidak tahu mereka akan menonton apa. Kalaupun bertengkar karena rebutan sama saudaranya, itu tidak apa-apa. ‘Kan, bagus jadi kenangan tersendiri bagi anak-anak,” ungkapnya.

Sementara itu, anak-anak berusia lima tahun cukup menonton tayangan, baik dari televisi, komputer, atau gawai, yang sesuai dengan usianya, seperti kartun, satu jam saja dalam sehari. Sedangkan bagi anak-anak berusia lima tahun ke atas, cukup dua jam sehari.

“Kalau kelamaan, sinarnya bahaya untuk mata,” tegas Rosdiana.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.