Rabu, 12 Agustus 2020

Minimnya Keterwakilan Perempuan di Jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu Disesalkan

Minimnya Keterwakilan Perempuan di Jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu Disesalkan

Jakarta, Swamedium.com — Minimnya keterwakilan perempuan dalam jajaran Komisioner komisi pemilihan umum (KPU) dan Badan pengawas pemilu (Bawaslu) terpilih disesalkan beberapa pihak.

Sebab, di dalam Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu Pasal 6 disebutkan komposisi keanggotaan KPU, KPU provinsi, dan KPU kabupaten atau kota memperhatikan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30%.

Namun, Sewaktu hasil voting dalam uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) yang digulirkan oleh komisi II DPR RI hingga larut malam beberapa hari yang lalu hanya menyisakan satu perempuan saja yang terpilih masuk jajaran KPU dan Bawaslu.

“Dari tujuh anggota KPU terpilih, hanya satu perempuan. Demikian juga dengan Bawaslu, dari lima nama yang terpilih hanya satu perempuan,” ujar ‎Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian ‎dalam keterangan tertulisnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/4).

Menurut Hetifah, seharusnya keterwakilan perempuan setidaknya mencapai 30% yang masuk penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu).

Dirinya pun berharap terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) pemilu yang kini sedang dibahas, nanti akan ada pengaturan tentang keterwakilan perempuan diatur dengan kata memenuhi keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30%. Karena undang-undang yang ada sekarang hanya ada kata memperhatikan.

“Saya pun mengusulkan jika jumlah anggota KPU-Bawaslu ditambah melalui UU baru, akan ada lebih banyak calon-calon perempuan yang dapat mengisi posisi,” ujarnya.

Walaupun demikian, dirinya tetap bangga karena pada kenyataannya suara terbanyak calon anggota Bawaslu adalah perempuan yakni Ratna Dewi Petattolo.

“Saya harap nanti ketua Bawaslu perempuan, karena perempuan yang memperoleh suara terbanyak. Dan perempuan juga bisa menjadi pemimpin,” harapannya.

Berikut nama-nama‎ Anggota KPU RI terpilih periode 2017-2022:

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.