Thursday, 21 November 2019

Sikap Netral Demokrat dalam Pilkada DKI Karena Ada 3 Kelompok Pendukung Paslon

Sikap Netral Demokrat dalam Pilkada DKI Karena Ada 3 Kelompok Pendukung Paslon

Foto: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo, (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo, mengungkapkan alasan partainya mempunyai sikap non blok (netral) di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Sikap yang diambil partainya dikarenakan muncul 3 kelompok pemilih.

Roy mengatakan, partainya akan tetap bersikap netral atau bersikap tidak mendukung salah satu paslon sampai hari H nanti pemilihan.

“Demokrat sesuai dengan arahan kita non-blok. Non-blok itu bukan nggak milih ya, kami tetap milih,” ujar Roy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/4).

Roy memaparkan mengapa sikap partainya bersikap demikian, menurutnya, dalam tubuh partai Demokrat sendiri ada 3 kelompok pemilih atau pendukung, kelompok yang tetap mendukung AHY, kelompok yang memberikan dukungannya ke Anies-Sandi dan yang terakhir kelompok pendukung Ahok-Djarot.

Untuk menyikapi persoalan tersebut maka diambil sikap netrak guna menghindari konflik internal.

“Masih ada yang pokoknya tetap milih Mas AHY. Tapi kan Mas AHY sudah nggak maju lagi. Nggak bisa (juga) memaksa pilih Mas Anies, atau Pak Ahok. Kalau kita paksa kan nanti pecah,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah sikap partainya tersebut hanya cari aman saja, Roy pun langsung membantah. Menurutnya, Demokrat hanya menyerahkan sepenuhnya kepada kader untuk memberikan kebebasan memilih atau mendukung.

“Bukan cari aman, bukan. Tapi kita serahkan ke pribadi masing-masing. Pokoknya pilihannya nanti tanggal 19 itu. Harus milih, bukan golput,” ungkapnya beralasan. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.