Senin, 18 Januari 2021

Hakim Harus Menegakkan Prinsip Independensi

Hakim Harus Menegakkan Prinsip Independensi

Foto: Majelis Hakim menegur terdakwa Ahok karena pembahasan terdakwa dinilai keluar dari materi pembelaan. (ist)

Oleh Miko Kamal, PhD*

Banner Iklan Swamedium

Jakarta, Swamedium.com — Saran Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan untuk menunda sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama merupakan ujian terhadap independensi hakim yang sedang menyidangkan perkara tersebut.

Sebagaimana diketahui, tanggal 11 April 2017 adalah waktu yang sudah ditetapkan oleh majelis hakim untuk pembacaan tuntutan.

Independensi hakim adalah pesan konstitusi sebagaimana yang termaktub di dalam Pasal 24 ayat (1) UUD 1945: ‘kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan’.

Independen bermakna bahwa seorang hakim atau majelis hakim yang menyidangkan sebuah perkara tidak boleh dipengaruhi oleh siapapun. Jangankan Kapolda, Kapolri dan Presiden pun tidak dibenarkan memengaruhi hakim dan majelis hakim.

Bahkan, dalam menjalankan tugas menegakkan hukum, ketua Mahkamah Agung sekalipun tidak dibenarkan menggoyahkan prinsip independensi hakim.

Seharusnya Kapolda Metro Jaya memahami prinsip independensi hakim tersebut dan menghormatinya. Mengintervensi hakim dan majelis hakim adalah tindakan contra-constitutional, dan semestinya Kapolri memanggil dan menegur Kapolda Mochamad Iriawan atas tindakan yang mengarah pada pelanggaran konstitusi yang juga dapat semakin merusak lembaga kepolisian yang dipersepsi masyarakat tidak netral dan tidak tegas dalam menangani perkara yang melibatkan Gubernur non-aktif Jakarta tersebut.

Kita harus mendorong majelis hakim yang menyidangkan perkara penistaan agama tersebut tetap istiqamah menegakkan prinsip independensi yang dimilikinya secara konstitusional dan benar-benar menjadi benteng terakhir penegakan hukum. (*)

* Penulis adalah Legal governance specialist, dosen hukum Universitas Bung Hatta

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita