Senin, 17 Mei 2021

Lazismu Buka 4 Kantor Layanan di Luar Negeri

Lazismu Buka 4 Kantor Layanan di Luar Negeri

Jakarta, Swamedium.com – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah atau Lazismu memperluas basis donaturnya dengan membuka empat kantor layanan di luar negeri, yaitu Malaysia, Korea Selatan, Taiwan dan Mesir.

Banner Iklan Swamedium

Sebuah keputusan penting ditetapkan dalam rapat pleno Lazismu di Yogjakarta, malam ini. Lazismu memastikan segera meresmikan empat kantor layanan di luar negeri, masing-masing Malaysia, Korea Selatan, Taiwan dan Mesir. Bila dimungkinkan, target akan ditambah dengan Singapura dan Australia. Khusus untuk dua negara tersebut, Lazismu akan mendiskusikan lebih lanjut.

Dalam rapat pleno yang dihadiri mayoritas Badan Pengurus dan Eksekutif Lazismu tersebut, Hilman Latief selaku Ketua menyampaikan bahwa rencana pembukaan kantor baru di empat negara tersebut sebagai respon atas permintaan warga Muhammadiyah di negara-negara tersebut.

Untuk Taiwan dan Mesir, lanjut Hilman, kesiapan eksekutifnya sudah 100 persen.

“Bahkan, kantornya sudah ada. Eksekutifnya juga sudah bekerja dan secara rutin membuat laporan penghimpunan dana,” jelasnya.

Direncanakan, Badan Pengurus dan Eksekutif Lazismu akan segera mengunjungi keempat negara tersebut pada bulan Mei. Hilman mengingatkan bahwa para eksekutif manca negara meminta peresmian kantor dilakukan sebelum Ramadan agar pada bulan suci tersebut, semua kantor Lazismu di luar negeri sudah bisa memberi pelayanan secara penuh sesuai regulasi di masing-masing negara.

Target Program
Sebelumnya, Direktur Utama Lazismu Andar Nubowo mengungkapkan Lazismu tahun ini memiliki target program, yaitu pembuatan Kartu Lazismu, beasiswa seribu sarjana, pemberdayaan ekonomi seribu UMKM, Youth and Social Innovation Lazismu Goes to Campus.

Lazismu menetapkan program-programdi bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan inovasi. Di bidang pendidikan ada program save our school, GN-OTA, Trensains, dan sejuta sarjana.

Di bidang ekonomi ada program tani bangkit, sejuta UMKM, pemberdayaan ekonomi berupa program Youth Entepreneurship, bina usaha ekonomi keluarga dan penyertaan modal BTM. Selain itu, ada program surya LED, Safaro, kampung ternak dan Desbumi.

Di bidang sosial meliputi tanggap darurat bencana, dai mandiri, Muhammadiyah Aid, Kurban Pak Kumis dan Mobil Klinik. Selanjutnya, di bidang inovasi ada program Lazismu yang menghadirkan program Indonesia terang dan Klinik Apung Said Tuhuleley. Program pada 2017 fokus kepada sasaran kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Sementara itu, dalam rangka menatap potensi zakat pada 2017, Lazismu memproyeksikan target penghimpunan ZIS sebesar Rp 800 miliar dengan rincian target pertumbuhan ZIS dari tahun sebelumnya sebesar 56 persen. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita