Jumat, 07 Mei 2021

OJK Minta Bank Syariah Garap Pasar Kelas Menengah

OJK Minta Bank Syariah Garap Pasar Kelas Menengah

Jakarta, Swamedium.com – Pangsa pasar perbankan syariah yang tak kunjung bergerak dari kisaran 5% membutuhkan terobosan baru. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan syariah agar memanfaatkan potensi kelas menengah yang diperkirakan akan terus tumbuh hingga 100 juta orang.

Banner Iklan Swamedium

Kelas menengah pada umumnya merupakan nasabah yang memiliki kemampuan teknologi yang memadai.Mereka akrab dengan gadget, media sosial dan bisnis berbasis online.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad menjelaskan, saat ini ada tiga area yang harus dapat dimasuki oleh industri keuangan syariah. Pertama, perbankan harus mampu membuka akses keuangan untuk yang kecil yaitu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Harus memiliki kemampuan spesifik, agar akses untuk yang kecil dibuka seluas-luasnya. Ini adalah landasan untuk kelas menengah dan besar terbuka,”Ujar Muliaman dalam pembukaan iB Vaganza atau pameran perbankan syariah di Plaza Medan Fair, Medan, Jumat (7/4).

Kedua, perbankan syariah harus dapat memanfaatkan potensi kelas menengah yang diperkirakan akan menyentuh angka 100 juta orang di Indonesia. Kelas menengah merupakan keluarga muda yang umumnya lebih modern dan memiliki kebutuhan investasi yang bervariasi.

Menurut Muliaman, kelas menengah ini biasanya lebih islami, sehingga menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah muslim, serta rutin beribadah umroh. Potensi inilah yang menurut Muliaman harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh perbankan syariah.

Selain itu, berkembangnya bisnis islami seperti makanan halal, wisata halal serta busan muslim, harus dapat dibidik potensinya oleh perbankan syariah. “Bank syariah harus mampu memanfaatkan potensi yang besar ini. Kalau tidak dapat kue besar ini akan rugi,” katanya.

Untuk itu OJK akan mendorong kesiapan perbankan syariah dari segi infrastruktur dan teknologinya. Selain itu, OJK juga akan meningkatkan kompetensi agar perbankan syariah masuk ke pembiayaan nasional, melalui sindikasi pembiayaan infrastruktur.

“Kita akan dorong kontribusi perbankan syariah ke proyek infrastruktur pemerintah,” kata Muliaman. (republika.co.id)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita