Minggu, 07 Juni 2020

Temu Warga di Setiabudi, Anies: Kami Sediakan Pendidikan Berkualitas hingga Tuntas

Temu Warga di Setiabudi, Anies: Kami Sediakan Pendidikan Berkualitas hingga Tuntas

Foto: Anies menghadiri acara temu warga di Setiabudi Jakarta Selatan, Sabtu (8/4). (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Salah satu simpul relawan pemenanga Paslon Anies-Sandi, Roemah Djoeang menggelar acara temu warga yang dihadiri oleh Calon Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan, pada Sabtu (8/4).

Dalam sambutannya, Anies mengatakan akan membuka lapangan pekerjaan untuk semua warga DKI dan menyediakan kebutuhan pokok, dan pendidikan yang layak bagi keluarga yang kurang mampu.

“Lapangan kerja, harga murah, pendidikan berkualitas hingga tuntas bagi semua warga Jakarta,” ujar Anies saat acara yang berlangsung di Jalan Karet Karya 1, Setia Budi, Jakarta Selatan.

Dalam acara temu warga dan relawan ini, Anies memberi kesempatan pada warga yang hadir untuk bertanya langsung ke Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 itu.

“Pak kalo bisa peserta BPJS yang masuk rumah sakit jangan hanya diberi waktu 10 hari, sembuh gak sembuh harus pulang,” tanya Wandi (51) kepada Anies.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Anies mengatakan dirinya bersama Sandiaga Uno memiliki program Rumah Sehat yang salah satu teknis pelaksanannya adalah mendatangkan tenaga medis ke rumah warga.

“Kita ada Rumah Sehat. Kita akan mendatangkan tenaga medis ke rumah warga,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya Anies memberikan nomor telepon untuk berinteraksi dengan warga melalui SMS.

“Catat ya ibu, bapak, 0811 1150 204, SMS ke nomor ini untuk ibu bapak. Supaya bisa bertanya tentang program Anies Sandi,” ucapnya.

Anies juga mengajak warga agar tidak langsung pulang usai mencoblos namun ikut mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

“Setelah melakukan pencoblosan pada 19 April nanti jangan langsung pulang ke rumah. Tunggu di TPS untuk mengawal TPS, jika melihat yang bukan warga yang ingin ikut mencoblos tapi bukan warga Jakarta, tolong katakan nyoblosnya di daerahnya saja jangan di Jakarta,” tutupnya. (Jok/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.