Tuesday, 23 April 2019

Berpikirnya Muslim dari Masa ke Masa

Berpikirnya Muslim dari Masa ke Masa

Jakarta, Swamedium.com — Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta kembali melaksanakan perkuliahannya pada rabu malam (22/3) di gedung INSISTS, Kalibata. Pertemuan ketiga bagi peserta Angkatan 2017 ini membahas tema “The Worldview of Islam”.

Materi ini disampaikan langsung oleh Dr. Wido Supraha, salah seorang dosen Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Banyak ragam pemikiran pada saat ini yang merujuk pada pemikiran sekularisme, liberalisme, pluralisme dan lainnya yanga menyebabkan banyak orang tidak lagi mengutamakan agama sebagai pola berpikir dalam pandangan hidup.

“Bahkan ada pola pikir manusia yang dihakimi oleh filsafat, dan untuk belajar filsafat, manusia harus ‘mengosongkan diri’ dari segala prinsip hidup, termasuk ajaran agama. Pandangan ini jelas tidak sesuai dengan cara pandang berpikir Islam. Islam mengatur pola berpikir kita untuk membentuk pemahaman seorang Muslim terhadap konsep-konsep pokok dalam Islam,” ujar Wido.

“Islam mengajarkan kita untuk berpikir secara mendalam, stabil, tidak terburu-buru. Segalanya dianalisa terlebih dahulu dengan pedoman utamanya ialah Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah,” imbuhnya.

Wido juga menyampaikan bahwa Islam tidak mengajarkan kita untuk mengosongkan pikiran, justru mengajarkan Muslim untuk selalu berpikir.

Pedoman hidup Muslim dari masa ke masa tidaklah berubah, tetapi dari masa ke masa perlu ada upaya untuk mengembalikan kemurnian Islam. Hal itulah yang dikenal sebagai pembaharuan.

“Jadi, pembaharuan dalam Islam bukan menciptakan hal yang benar-benar baru,” pungkas Wido.

Menurut Mira, salah seorang peserta, pembahasan tentang The Worldview of Islam ini sangat seru dan membuat semakin membuka wawasan tentang bagaimana menjalankan Islam secara utuh.

“Setelah sebelumnya belajar tentang Ghazwul Fikri yang tengah dihadapi saat ini, dengan materi ini dibuat lebih bersemangat lagi untuk beramal lebih banyak,” ungkapnya.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)