Rabu, 23 September 2020

Eks Direktur Anggaran III Kemenkeu Jadi Saksi e-KTP, “Saya Ngga Tau Ada Pembagian Fee”

Eks Direktur Anggaran III Kemenkeu Jadi Saksi e-KTP, “Saya Ngga Tau Ada Pembagian Fee”

Foto: Eks Direktur Anggaran III pada Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sambas Mulyana mengaku tidak mengetahui kalau ada pembagian fee dana e-KTP yang diperoleh rekan-rekannya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (Jamal/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Eks Direktur Anggaran III pada Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sambas Mulyana mengaku tidak mengetahui kalau ada pembagian fee dana e-KTP yang diperoleh rekan-rekannya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal ini terungkap ketika Sambas Mulyana menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP di pengadilan tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (10/4).

Awalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK bertanya hal tersebut kepada Sambas.

“Apakah saudara tahu ada aliran uang dari terdakwa II (Sugiharto) ke jajaran Kementerian Keuangan,” tanya Jaksa KPK Mochamad Waraksajaya.

Sambas pun menjawab tidak tahu.

“Tidak tahu,” jawabnya.

Walau demikian, Sambas mengakui, jika dana untuk proyek e-KTP sempat ditahan pencairannya karena belum ditetapkan pemenang lelang.

“Dan banyak peserta yang mengajukan keberatan atas penetapan pemenang lelang,” ujar ketika bersaksi untuk terdakwa mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto.

Pada persidangan yang lalu, mantan Kepala Bagian Perencanaan Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Wisnu Wibowo mengaku ada uang yang mengalir ke pejabat pada Kementerian Keuangan.

Uang itu diberikan ke Kasubit di Dirjen Anggaran bernama Indra Prasetyo dan dua orang stafnya Asni dan Asbahan.

Uang itu diberikan oleh Sugiharto setelah Kemenkeu mencairkan anggaran proyek e-KTP senilai Rp5,9 triliun. Hal itu disampaikan Wisnu pada saat bersaksi untuk dua terdakwa Irman dan Sugiharto di Pangadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (23/3).

“Pak Giharto bilang, ini uang ucapan terima kasih. Mau dikasih pak Indra, bu Asmi dan Asbahan pegawai Direktorat anggaran Kemenkeu,” kata Wisnu di hadapan majelis hakim.

Selain pejabat Kemenkeu, dirinya juga mengaku ikut menerima sejumlah uang dari Sugiharto. Namun, dia mengaku lupa berapa besaran yang diterimanya ataupun yang diberikan pada pejabat Kemenkeu.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.