Senin, 18 Januari 2021

OK O-Care Sasar Warga yang Kesulitan Mendapatkan Akses Kesehatan

OK O-Care Sasar Warga yang Kesulitan Mendapatkan Akses Kesehatan

Jakarta, Swamedium.com – Sejak awal program OK O-CARE adalah promotif dan preventif, yang tujuannya untuk mencegah tidak untuk kuratif atau pengobatan, yang hanya sekedar memberikan obat kepada orang sakit.

Banner Iklan Swamedium

Serta promotif yaitu mengajak warga untuk berperilaku hidup sehat, baik secara medis, ekonomi juga adanya tempat tinggal yang layak, sementara preventif mengajak warga untuk mencegah munculnya penyakit, dengan kata lain OK O-CARE suatu program untuk memetakan masalah di lingkungan lebih awal, dan bagaimana cara menanganinya.

Hal ini disampaikan Ketua Relawan Jakarta Forum Lembaga dan Yayasan (J-Fly) N. Y. Adri Yanta, di Marunda, Jakarta Utara, yang diamini oleh Koordinator Baksos Komunitas Medis Peduli (KMP) juga sebagai Tim OK O-CARE.

Lebih jauh Adri menyatakan, OK O-CARE sudah melakukan kegiatan di 200 titik, dua pekan yang lalu dan saat ini, dalam kegiatannya ditemukan beberapa kasus yang memerlukan penanganan di Faskes untuk pengobatan.

Hal ini ditemukan karena masyarakat yang tidak mengerti akan adanya pembiayaan yang tidak cukup karena tidak memiliki BPJS dan lainnya. Kasus seperti ini banyak terjadi di masyarakat yang enggan memeriksakan diri serta jangkauan Faskes yang jauh dari tempat tinggal.

“Dari sinilah program OK O-CARE masuk ke tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kedepannya, masih menurut Adri, jika Anies Sandi menang dalam putaran final Pilkada DKI Jakarta 19 April yang akan datang, program ini tentunya akan dirapihkan, dengan tujuan diawal tadi, promotif dan preventif.

“Kami tegaskan bahwa program ini tidak memberikan obat, jika menginginkan obat-obatan, maka warga kami sarankan menuju ke fasilitas kesehatan terdekat,” sambungnya.

Diharapkan program OK O-CARE nantinya, akan juga merawat masalah kehidupan sosial, merawat lingkungan, merawat kebutuhan ekonomi, yang sudah tentu merawat kesehatannya.

“OK O-CARE bukan hanya bidang medis saja. Jadi semua komponen dapat masuk ke dalam rencana program tersebut dan bersinergi dengan OK OCE, KJP Plus, KJS Plus, rumah DP nol, dan program kebaikan lainnya dari Anies Sandi,” papar Adri.

Jika pun Anies Sandi terpilih, OK O-CARE akan dikombinasikan dengan posyandu dan posbindu, jumantik dan relawan-relawan yang berada di lingkungan RT RW, Kelurahan, Kecamatan, nantinya akan bersinergi dalam program OK O-CARE.

Kegiatan kali ini menghadirkan dokter spesialis kebidanan dengan peralatan Obgyn USG dan sebagainya, dan ketika ini nantinya akan diresmikan menjadi program utama pemerintahan kedepan, tentunya akan dilakukan kajian yang lebih mendalam.

“Untuk itu, kami bertekad dengan OK O-CARE ini akan lebih menitikberatkan pelayanan UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) bukan UKP (Upaya Kesehatan Perorangan) seperti yang dilakukan oleh pemerintah saat ini,” ucap Adri. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita