Senin, 21 September 2020

Rawan Longsor, Pemprov Jatim Pasang Extenso Meter

Rawan Longsor, Pemprov Jatim Pasang Extenso Meter

Foto: Untuk antisipasi bencana longsor di Jatim, Pemprov memasang 51 alat pendeteksi getaran atau biasa disebut extensometer. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com – Untuk antisipasi bencana longsor di beberapa daerah di Jatim, Pemprov Jatim memasang 51 alat pendeteksi getaran atau biasa disebut extenso meter yang disebar di daerah bencana longsor.

”Saya sudah minta dinas ESDM Jatim memasangnya di rawan longsor. Misalnya di Ponorogo yang kondisi lahannya rawan longsor kita pasang dua,” ungkap Gubernur Jatim Soekarwo di DPRD Jatim, Senin (10/4).

Pria yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini mengatakan tak hanya pemasangan extenso meter saja sebagai upaya penanggulangan longsor, pihaknya juga meminta agar daerah menyiapkan kader-kader tahap bencana sebagai antisipasi adanya bencana longsor di kemudian hari.

”Saya sudah minta kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jatim untuk berkoordinasi dengan daerah untuk menyiapkan kader-kader tanggap bencana tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala ESDM Jatim Dewi J Putriani mengatakan bahwa pemasangan alat itu sebenarnya sudah lama, namun saat ini dikelola oleh BPBD Jatim.

”Kemungkinan ada yang rusak sehingga ketika bencana terjadi tidak bisa diantisipasi. Sekarang lagi dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.