Jumat, 18 September 2020

Begini Kronologi Majelis Hakim Tunda Sidang Tuntutan Ahok

Begini Kronologi Majelis Hakim Tunda Sidang Tuntutan Ahok

Foto: Sidang pembacaan tuntutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok ditunda hingga 20 April 2017. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Sidang ke 18 kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan agenda pembacaan tuntutan akhirnya ditunda hingga Kamis 20 April 2017. Begini kronologi penundaan sidang yang berlangsung di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Setelah sidang dibuka oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) yang diketui Dwiarso Budi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dipersilakan membacakan tuntutannya terhadap terdakwa Ahok yang datang ke ruang sidang didampingi kuasa hukumnya.

Namun, JPU Ali Mukartono mengatakan, pihaknya belum bisa menyelesaikan surat tuntutan untuk dibacakan dalam persidangan hari ini.

“Yang Mulia Majelis Hakim, ada yang ingin kami sampaikan, kami sudah berusaha sedemikian rupa waktu yang ada tidak cukup, kami meminta waktu pembacaan surat tuntutan tidak bisa dibacakan,” ujar Ali Mukartono di ruang sidang, Selasa (11/4) seperti dilansir okezone.

Ali Mukartono juga mengungkapkan alasan lain. Selain materi tuntutan belum selesai, ketidaksiapan JPU juga dibarengi oleh adanya surat dari Kapolda Metro Jaya tentang permintaan penundaan sidang Ahok.

“Beberapa waktu yang lalu Kejaksaan Agung memberi masukan untuk hari penuntutan kiranya bisa dipertimbangkan surat Kapolda ini bisa dibacakan. Sekiranya keputusan penundaan ini dipertimbangkan, memang ini agak terlalu lama,” tambah Ali.

Seharusnya hari ini, agenda sidang adalah pembacaan tuntutan oleh JPU, lalu pekan berikutnya dilanjutkan dengan pembacaan pleidoi atau pembelaan atas tuntutan oleh pihak terdakwa.

Karena JPU belum siap, Ketua Majelis Hakim Dwiarso, akhirnya memberikan opsi agar sidang ditunda hingga Senin 17 April 2017.

“Karena belum sempat disusun tuntutannya maka sidang berikutnya ditunda Senin tanggal 17 April. Apa saudara JPU siap, kalau enggak siap kita cari hari lain,” tanya Dwiarso seperti dilansir republika.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.