Kamis, 24 September 2020

IDB Dukung Proyek Kota Tanpa Kumuh

IDB Dukung Proyek Kota Tanpa Kumuh

Jakarta, Swamedium.com – Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank Group/IDB) berupaya mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan bebas kumuh melalui program KOTAKU. Proyek ini dilaksanakan di 15 provinsi yang tersebar di Jawa Barat, Sumatra, dan Kalimantan.

Presiden IDB Bandar Al Hajjar mengunjungi Kelurahan Pisangan Timur di Jakarta Timur, salah satu lokasi penerima manfaat dari proyek yang di dukung oleh IDB di Integrated Community Driven Development (ICDD) Phase III dan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Sabtu (8/4/2017).

Dalam kunjungannya itu, Al Hajjar menyaksikan pembangunan yang dibangun oleh komunitas masyarakat dan bertemu secara langsung dengan para penrerima manfaat, termasuk pemerintah daerah, anggota masyarakat dan kelompok swadaya masyarakat (KSM).

“Saya mengerti kehidupan masyarakat di sini punya banyak tantangan. Kami semang sekali melihat pencapaian program ini dengan prinsip kerja yang membuat masyarakat mandiri,” ujarnya.

Sejak program ICDD fase I sampai ICDD III, IDB telah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Program PNPM Mandiri untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara peningkatan infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di area proyek.

Seiring dengan pengembangan aset fisik dan pemberdayaan masyarakat di lebih dari 4900 Kelurahan, proyek ICDD juga telah meluncurkan program peningkatan penghidupan masyarakat berbasis komunitas, kredit usaha kecil syariah dan pusat pengembangan usaha di beberapa provinsi.

Pendekatan pembangunan berbasis masyarakat adalah memperlakukan masyarakat maupun lembaganya sebagai aset dan mitra kerja sebagai sebuah solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pembangunan negara.

Sementara, program KOTAKU dirancang untuk lebih memberdayakan masyarakat dan untuk menguatkan peran pemerintah daerah demi percepatan gerakan nasional ‘100-0-100’ (100% akses air bersih, 0% kumuh dan 100% akses ke fasilitas sanitasi) dalam rangka mengurangi dan mencegah lingkungan kumuh di kota dan pinggiran kota. Proyek ini dilaksanakan di 15 propinsi yang tersebar di Jawa Barat, Sumatra, dan Kalimantan, yang mencakup jumlah 4,923 Kelurahan di 116 kota/kabupaten.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.