Kamis, 21 Januari 2021

Kericuhan Sempat Terjadi Saat Massa Aksi Kawal Sidang Ahok Keluar dari Masjid

Kericuhan Sempat Terjadi Saat Massa Aksi Kawal Sidang Ahok Keluar dari Masjid

Foto: Kericuhan yang sempat terjadi saat jamaah sholat Zhuhur yang juga massa aksi kawal sidang Ahok keluar dari masjid Al Falah. (Joko/swamedium)

Jakarta Swamedium.com – Sempat terjadi kericuhan sekira pukul 13.00 wib di halaman Masjid Al Falah, Ragunan, Jakarta Selatan. Kericuhan yang terjadi diduga karena adanya sejumlah orang yang menyebarkan selebaran tentang Pemimpin Muslim.

Banner Iklan Swamedium

Kejadian pembagian selebaran yang memicu kericuhan tersebut disebarkan oleh 4 orang, yang terdiri dari 3 orang pria dan 1 orang wanita. Keempat orang tersebut berasal dari Rawasari, Jakarta Pusat.

Foto: Judul selebaran yang sempat memicu kericuhan di Masjid Al Falah, Ragunan. (Ucuy/swamedium)

Tim swamedium.com yang berada di lokasi juga menerima selebaran tersebut. Ada pun isi selebaran tersebut adalah bantahan terhadap argumen salah satu saksi meringankan terdakwa Ahok, Prof Dr Hamka Haq yang diedarkan oleh Baitul Muslimin Indonesia, mengenai buku 7 dalil umat islam DKI dalam memilih gubernur.

Foto: Isi bantahan argumen Prof Hamka Haq yang mengatakan halal memilih pemimpin non-muslim. (Joko/swamedium)

Bantahan terhadap argumen itu ditulis oleh Wakil Ketua PP Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Al Nizham, Rawasari, Jakarta Pusat Dr. Umay M. Ja’far Shiddieq, MA.

Foto: penulis selebaran berisi bantahan argumen Prof Hamka Haq. (Ucuy/swamedium)

Keempat orang penyebar selebaran tersebut sempat diamankan laskar Front Pembela Islam (FPI) untuk mengklarifikasi selembaran yang dibagikan itu. Hasil klarifikasi itu pun dijelaskan oleh laskar FPI tersebut.

“Mohon maaf atas kesalahpahaman, atas keramaian yang terjadi di masjid ini perihal pembagian selebaran ini. Isi selebaran ini adalah bantahan soal pendapat halal memilih pemimpin non muslim. Jadi sudah clear ya,” ujar salah satu koordinator dari laskar FPI di lokasi.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, massa yang sempat geram akan judul selebaran tersebut pun akhirnya tercerahkan

“Kejadian seperti ini kita ambil hikmahnya, karena pihak yang membagikan selebaran mungkin tidak melakukan koordinasi dengan pihak pengurus masjid maupun pihak penyelenggara aksi yang datang ke masjid ini,” tutur Roni (47) salah satu jamaah masjid. (Jok/ucuy)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita