Kamis, 06 Mei 2021

Saldi Isra Bicara Soal Kedekatan dengan Presiden, Mahfud MD dan Jas Bekas

Saldi Isra Bicara Soal Kedekatan dengan Presiden, Mahfud MD dan Jas Bekas

Foto: Prof Saldi Isra resmi menjabat Hakim MK (antara)

Jakarta, Swamedium.com — Profesor Saldi Isra, hari ini Selasa (11/4) resmi menjadi Hakim Konstitusi setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Setelah dilantik, Saldi langsung ke gedung Mahkamah Konstitusi Jalan Medan Merdeka Barat.

Banner Iklan Swamedium

Ketika ditanya wartawan, Saldi banyak cerita soal kisah kenapa dia mau menjadi Hakim MK, isu soal kedekatan dengan Presiden Jokowi dan juga soal persiapan pelantikan.

Soal kedekatan dengan Presiden Jokowi, Saldi mengakui memang dekat dengan presiden. Pasalnya, sebagai seorang pakai hukum tata negara dia sering diminta masukan oleh Kepala Negara.

“Orang sebagai profesor hukum tata negara kalau ada orang minta pendapat ya kita berikan. Banyak orang mengatakan, saya dekat dengan Presiden Jokowi, saya kira tidak keliru juga, tapi saya tetap mempertahankan independensi,” kata Saldi usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/4).

Menurut Saldi, sebagai pakar hukum tata negara, dia juga sering mengkritik kinerja pemerintahan Jokowi melalui tulisan.

“Anda bisa baca tulisan-tulisan saya pada umumnya itu kritis kepada pemerintah. Jadi kalau pemerintah atau instansi manapun memerlukan pendapat saya selama ini, dan saya selalu berupaya memberikan sesuai dengan keilmuan saya, tanpa kemudian merusak independen yang sudah saya bangun sejak lama,” ujarnya.

Mahfud MD dan Jas Bekas

Saldi juga bercerita, soal bagaimana dia akhirnya maju mendaftar sebagai calon Hakim MK. Menurutnya, orang paling ‘nyinyir’ meminta dia maju adalah Profesor Mahfud MD.

“Sebetulnya Pak Mahfud itu seperti makan obat ke saya. Menelefon ketika saya masih dalam proses berpikir menjadi hakim konstitusi. Pagi, siang, sore telepon. Apalagi kami sering berkumpul di panitia seleksi calon penasehat KPK,” ujarnya.

“Pak Mahfud mendoktrin saya habis-habisan supaya jangan menolak tantangan yang ada di depan mata,” ucap Saldi lagi.

Saldi juga bercerita bagaimana persiapannya menghadapi pelantikan Hakim MK. Mepetnya waktu pelantikan dengan pemberitahuan, membuat dia tidak sempat menyiapkan busana untuk pelantikan.

“Pengumuman formalnya baru dilakukan kemarin, jadi saya dihubungi Kamis untuk siap-siap dilantik jadi hakim konstitusi dan tidak bisa melakukan apa-apa lagi,” ucap Saldi

“Ini jas yang saya pakai adalah jas bekas sidang terbuka tahun 2009 lalu, jasnya, celananya, baju putihnya juga. Yang agak baru cuma sepatunya. Semuanya serba darurat,” ungkap Saldi.

Setelah resmi jadi Hakim MK, Saldi Isra berkomitmen ingin membangkitkan MK usai disorot atas kasus yang menimpa Hakim MK sebelumnya, Aqil dan Patrialis. (d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita