Senin, 21 September 2020

BEM SI: Jika Rezim Tidak Perbaiki Diri, Pemakzulan adalah Keniscayaan

BEM SI: Jika Rezim Tidak Perbaiki Diri, Pemakzulan adalah Keniscayaan

Jakarta, Swamedium.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar Aksi Belasungkawa pada Rabu (12/4). Aksi tersebut di-klaim akan dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.

“Bangun, bersatulah. Indonesia sedang tidak baik-baik saja Ketika pemerintah serampangan mengelola negara, mengeluarkan kebijakan ngaco menyengsarakan rakyat,” ujar Koordinator Pusat (korpus) Wildan Wahyu Nugroho, Aliansi BEM SI dalam keterangannya, Minggu (9/4).

Pihaknya juga mengkritisi kericuhan yang terjadi di parlemen dan upaya kriminalisasi dan tudingan makar kepada tokoh dan ulama yang menyampaikan pendapatnya.

“Ketika parlemen ribut, mempertontonkan dagelan tidak lucu yang haus kekuasaan. Ketika rakyat dijadikan tumbal, jadi kuli di negeri sendiri, Ketika yang mengkritik disangka makar dan diberangus habis, dipukuli dan ditangkapi,” sergahnya.

BEM SI juga menyoroti tumpulnya penegakn hukum di Indonesia.

“Ketika supremasi hukum adalah omong kosong belaka, Tumpul ke atas tajam ke bawah,” tandas Wildan.

Pihaknya menegaskan, Aliansi BEM SI menyerukan kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat agar bergandengan tangan melakukan doa bersama dan aksi serentak di masing-masing wilayah pada Rabu (12/4).

“Hari ini rezim benar-benar membuka topeng dan menunjukan wajah aslinya. Maka, tidak ada upaya lain manakala rezim tidak mau memperbaiki diri, dimakzulkan adalah sebuah keniscayaan”, tegasnya.

Wildan juga mendoakan agar negara Indonesia tidak jatuh ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Atas izin Dzat yang jiwa raga kami berada dalam genggaman-Nya akan bergulir Reformasi Jilid 2. Semoga Tuhan menjaga negeri ini dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.